Rabu, 21 Desember 2011 (6) PGRI 4 Banjarmasin v MAN 3 Banjarmasin (2) Kiper Lemah Bola Bawah BANJARMASIN — Tim futsal SMA PGRI 4 Banjarmasin akhirnya menang telak atas MAN 3 Banjarmasin dengan skor akhir 6-2 di lapangan nomor empat Upik Futsal Banua Anyar, kemarin siang (20/12). Kedua tim ini bertemu di kejuaraan futsal tingkat SMA/sederajat se-Kalsel yang digelar oleh MAN 1 Banjarmasin, pada 19-28 Desember. Kedua tim bermain terbuka dan saling menyerang. Tapi, tim PGRI 4 lebih unggul dari segi postur tubuh dan efektivitas serangan. “Kami sempat kesulitan. Mereka melihat kelemahan kiper kami yang lemah pada bola-bola bawah,” ucap Yune Reza Syahputra (17), siswa kelas 2 IPS PGRI 4. Yune bermain di posisi libero. “Alhamdulillah, kami terus bekerja keras dan fokus pada strategi. Dan kami menang,” ucap Yune sembari melap keringat diwajahnya.Tapi, bagi PGRI 4 kompetisi sebenarnya baru dimulai. Ketika PGRI 4 harus berhadapan dengan MA Siti Maryam besok, PGRI 4 akan menghadapi lawan lebih berat. Tim lawan diperkuat dua pemain yang sangat bagus. “Dua pemain ini pernah ikut seleksi PSSI U-21 Futsal se-Kalsel,” nilai Yune. Ini kejuaraan kedua yang digelar MAN 1 Banjarmasin pada tahun 2011. Awal tahun tadi SMKN 5 keluar sebagai juara. Namun, tahun ini juara bertahan itu kalah terlalu dini. Kejuaraan yang bertema The Hunters of Dream ini diikuti 42 tim. Selain memperebutkan trofi, juga ada uang pembinaan untuk juara pertama mendapat Rp1,5 juta. “Misi kami adalah mempromosikan sekolah. Kami ingin menepis anggapan bahwa MAN 1 hanya berkutat pada perkara agama. Kami juga bisa berkarya dalam bidang olahraga,” ucap Said Mulkan Musadad (19) alumni MAN 1. Musadad masuk dalam kepanitiaan karena ingin membantu juniornya yang masih baru dalam kejuaraan futsal. Musadad mengaku hanya punya waktu satu minggu untuk menyiapkan segalanya. “Kami mesti kerja cepat,” ucapnya. Di tribun tampak pendukung masing-masing sekolah ramai bersorak memberikan dukungan. Di belakang meja panitia tampak beberapa pemain rehat. Namun, tidak hanya bau keringat yang tercium, tapi juga asap rokok. “Pusing! Sedikit sekali pemain yang bisa diatur,” keluh Musadad. Ulah pemain semaunya seperti ini juga terjadi di lapangan. Dari ketidaseragaman warna kaos antar pemain, hingga meremehkan faktor keselamatan. Misalnya ada pemain yang berani turun tidak memakai pengaman kaki. “Ini menjadi catatan tersendiri. Pemain yang hebat tidak hanya punya prestasi, tapi juga sikap yang baik,” ucap seorang penonton lirih kepada Radar Banjarmasin.(md2) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.