Selasa, 29 November 2011 Ada Asmara di CBS Martapura MARTAPURA - Wacana Pemerintah Kabupaten Banjar membuat peraturan daerah tentang khalwat nampaknya harus benar-benar diseriusi. Pasalnya sejumlah ruang publik di kota Serambi Mekkah ini, belakangan kembali menjadi tempat yang cukup indah bagi sepasang muda-mudi memadu asmara.Seperti yang terjadi Selasa (29/11) siang kemarin, sepasang muda-mudi begitu asyik saling membelai di samping pos yang biasa digunakan petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar berjaga.Tak peduli dengan puluhan pasang mata yang memperhatikan tingkah keduanya, sepasang kaum adam dan hawa ini mempertontonkan aksi mesra mereka. Sesekali sang wanita membelai rambut si pria, sambil menggariskan batang sisir di sela rambut yang sejatinya sudah terlihat rapi.Sesekali pula sang wanita melabuhkan kepalanya diatas pundak kanan sang pria sambil saling menatap, keduanya tersenyum geli bak dikelilingi dewi asmara.Ya, aksi sepasang muda-mudi ini memang tergolong berani. Didepan publik terlebih di kota yang kenal religius mereka justru mempertontonkan aksi yang sejatinya kontraproduktif dengan julukan Martapura sebagai kota santri.Cukup lama keduanya saling membagi rasa, hingga hujan rintik yang sempat turun sekira pukul 14.00 wita kemarin mengusik kemesraan keduanya. Pasangan muda-mudi inipun akhirnya beranjak dan pindah tempat untuk sekadar bernaung dan kembali melanjutkan aksi mesra mereka di ruang publik.Sejumlah warga yang lewat sempat terlihat sinis melihat tingkah sepasang kekasih yang tengah dimabuk asmara ini. Saat dimintai komentarnya kemarin, warga Jl Batuah ini mengatakan miris melihat pergaulan remaja saat ini."Dahulu tidak ada yang seperti ini, anak-anak jaman dahulu malu kalau kelihatan orang berpacaran, apalagi di kota Martapura yang agamis ini,"ujar Muhammad.Dia pun mengaku hanya bisa prihatin dan berharap Pemerintah Kabupaten Banjar bisa segera mengambil upaya agar tidak sampai merusak cita kota Martapura sebagai kota religius. (bem/ij/ram) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.