Minggu, 4 Desember 2011 Ada Nazar di Kasus Korupsi Kemenag? Rugikan Negara Rp 25 Miliar, Tetapkan Dua Tersangka BANDUNG - Kasus korupsi pengadaan laboratorium ilmu pengetahuan alam (IPA) untuk Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan Madrasah Aliyah (MA) se-Indonesia di Kementerian Agama (Kemenag) terus menggelinding. Kejaksaan Agung (Kejagung) mencurigai ada peran mantan Bendahara Umum Partai Demkokrat Muhammad Nazaruddin di balik tender sarat mark up itu. Salah satu perusahaan pemenang tender adalah PT Alfindo Nuratama Perkasa. Perusahaan itu beberapa kali digunakan Nazaruddin untuk menggarap proyek di sejumlah kementerian. Bahkan Direktur Utama Alfindo Arifin Ahmad dalam sidang di Pengadilan Tipikor pernah menyebut bahwa Nazaruddin beberapa kali meminjam perusahaan tersebut untuk ikut tender pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.Nah, perusahaan yang sama juga digunakan untuk masuk ke Kemenag dalam proyek pengadaan laboratorium IPA untuk MTS dan MA se-Indonesia. Anggarannya, Rp 44 miliar. "Infonya memang mengarah ke sana. Kalau ada kaitan dengan kasus, pasti akan kami mintai keterangan," kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Andhi Nirwanto usai sarasehan wartawan Kejagung di Hotel Horison, Bandung, kemarin (4/12).Kejagung sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus tersebut. Yakni, Syaifuddin, pegawai Kemenag yang juga pejabat pembuat komitmen, dan konsultan teknologi informasi Ida Bagus Mahendra dari swasta. Belum ada tersangka dari perusahaan pemenang tender.Dua tender proyek tersebut dimenangkan PT Alfindo untuk laboratorium IPA di MTS dan PT Sean Hulbert Jaya untuk MA. Alih-alih menjalankan proyek, mereka malah mensubkontrakkan ke perusahaan lain. Akibatnya, kualitas barang-barang yang dibeli tidak sesuai dengan spesifikasi. Beberapa perangkat bahkan tidak bisa digunakan. "Negara dirugikan Rp 25 miliar," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Noor Rachmad.Namun, Syaifuddin dan Mahendra belum ditahan dan diperiksa sebagai tersangka. "Pemeriksaan mereka sebagai tersangka masih dijadwalkan. Kalau ada indikasi menghilangkan barang bukti dan kabur, kami akan menahan," imbuh Andhi.Mantan Sekretaris JAM Pidsus itu mengakui, pihaknya gencar menyasar Kemenag karena laporan bahwa kementerian pimpinan Suryadharma Ali itu berkinerja buruk. Bahkan, survei integritas yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menempatkan Kemenag sebagai lembaga dengan integritas terendah. "Kemenag ini kan sebagai lambang ya, ibaratnya moral. Ini sangat memprihatinkan," katanya. (aga/al/bin) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.