Kamis, 22 Desember 2011 Audit SA Selesai Tapi Hasilnya Tak Bisa Dibocorkan BANJARMASIN - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kalimantan Selatan turun tangan untuk melakukan audit terhadap Pasar Sentra Antasari. Kabarnya, audit tersebut telah selesai dan hasilnya bakal segera diekspos kepada Pemerintah Kota Banjarmasin. Namun, Asisten II Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Banjarmasin Bambang Budiyanto yang coba dikonfirmasi enggan menjelaskan. Ia meminta Radar Banjarmasin untuk menanyakan hal tersebut ke Bagian Ekonomi. "Silakan ke Bagian Ekonomi saja," katanya, kemarin. Ketika ditanyakan kepada Kepala Bagian Ekonomi Setdako Banjarmasin Markusin Noor, ia mengakui bahwa audit Pasar Sentra Antasari oleh BPKP memang telah selesai. Diungkapkannya, audit dilakukan atas permintaan Pemko Banjarmasin karena adanya keinginan mengambil alih pengelolaan pusat perbelanjaan tersebut secara keseluruhan. "Walikota ingin supaya Sentra Antasari bisa dikelola dengan baik. Selama ini kan banyak yang kurang terurus dengan baik, seperti parkir, drainase, akses jalan, dan fasilitas umum lainnya karena masih terbelit masalah hukum," tuturnya. Selain itu, karena pengelolaan pasar masih di tangan investor, pendapatan yang masuk ke kas daerah menjadi tidak optimal. Oleh sebab itu, Pemko Banjarmasin bermaksud melakukan addendum atau perubahan terhadap perjanjian kerja sama dengan PT Giri Jaladhi Wana (GJW) selaku investor yang hingga kini masih mengantongi hak pengelolaan Pasar Sentra Antasari. "Lalu Pak Sekda (Zulfadli Gazali, Red) berinisiatif menggelar rapat dengan SKPD terkait, PT GJW, dan kejaksaan. Dalam rapat ada masukan bahwa addendum tidak bisa dilakukan kalau tidak ada gambaran jelas tentang kondisi Sentra Antasari saat ini," sambungnya. Untuk mendapat kejelasan yang dimaksud, maka harus dilakukan audit. Menurutnya, pengajuan audit ke BPKP Kalsel dilakukan sekitar bulan September atau Oktober 2011. Tidak berselang lama, BPKP Kalsel langsung bekerja. Mereka mengumpulkan data-data dari beberapa instansi terkait di lingkungan Pemko Banjarmasin dan juga dari PT GJW, seperti dokumen perjanjian, serta melakukan pengecekan ke lapangan. "Setelah ada hasil audit, baru bisa addendum. Dengan pola bagaimana, kita pikirkan kemudian," katanya. Ditambahkannya, audit oleh BPKP Kalsel telah rampung dan akan diekspos dalam waktu dekat. Pihaknya sendiri sudah menerima berkas yang berisi sekelumit tentang hasil audit tersebut."Sudah ada, tapi belum lengkap, tidak disertai lampiran-lampiran. Nanti laporan yang sebenarnya dan lengkap akan diekspos secara resmi oleh BPKP," ujarnya. Meski hasil audit sudah di tangan, tapi ia tak bersedia membeberkan isinya. "Saya belum baca. Apakah nanti hasil audit itu juga bisa diekspos ke media, tergantung pimpinan," ucapnya.Sementara itu, BPKP Kalsel juga menutup rapat hasil audit yang telah dilakukan. Alasannya, hasil audit merupakan informasi yang dikecualikan sehingga tidak bisa dibocorkan. (naz) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.