Kamis, 1 Desember 2011 Banjarmasin Masih Kurang Guru BANJARMASIN – Kekurangan guru di sebagian mata pelajaran masih menjadi perhatian dari Pemko Banjarmasin. Bahkan, menurut data yang dirilis oleh Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), Banjarmasin kekurangan 298 guru kelas tingkat SD, ratusan guru untuk mata pelajaran yang spesifik. Di satu sisi, Banjarmasin bahkan kelebihan guru untuk mata pelajaran seperti IPA dan IPS. Kepala BKD Kota Banjarmasin Nisfuani mengakui bahwa di satu sisi Banjarmasin kekurangan banyak guru, tetapi juga mempunyai banyak guru di mata pelajaran yang umum, bahkan berlebihan hingga ratusan orang. “Dari hasil analisa BKD, ternyata masih banyak kekurangan guru untuk mata pelajaran tertentu seperti seni, olahraga, agama, dan lain-lain. Tetapi mata pelajaran seperti IPA dan IPS terpadu malah berlebihan. Namun yang memprihatinkan tentu saja kekurangan 298 guru kelas untuk SD,” ujarnya kemarin. Nisfuani pun menambahkan, kalau secara jumlah Banjarmasin kelebihan guru sebanyak 28 orang. Tak hanya itu, banyak juga guru-guru negeri yang diperbantukan ke sekolah swasta. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung, sebanyak 505 orang. “Jadi kalau dijumlah, Banjarmasin mempunyai kelebihan guru sebesar 523 orang. Namun itu hanya berdasarkan jumlah guru. Namun, kalau dari jumlah mata pelajaran masih banyak yang kurang guru,” ucapnya. Menghadapi moratorium PNS 2012, BKD bersama Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin akan menarik kembali beberapa guru untuk mengisi kekurangan guru di sejumlah mata pelajaran. Nisfuani pun menampik, satu-satunya solusi untuk mengatasi kekurangan guru adalah dengan menggunakan tenaga honorer. “Sebaiknya sekolah-sekolah swasta yang sudah mapan akan kami tarik kembali guru yang diperbantukan ke sana. Dan akan dipindah ke sekolah-sekolah yang kekurangan. Namun itu hanya untuk sekolah yang sudah mapan,” imbuhnya. Meski pada tahun mendatang dibuka kesempatan penambahan PNS, BKD Banjarmasin lebih condong untuk menambah tenaga kesehatan yang kurang daripada menambah guru. “Saat ini Banjarmasin kekurangan tenaga kesehatan sebanyak 310 orang untuk semua Puskesmas. Saya rasa tenaga kesehatan lebih penting,” tegasnya. (mr-115) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.