Selasa, 13 Desember 2011 Bebas Pajak dan Retribusi PKL Tak Mau Tempati Lapak Pengganti BANJARMASIN – Banyaknya Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Baru dan Harum Manis yang tidak mau pindah ke lokasi pasar yang baru, disayangkan oleh pihak Pemko. Padahal Dinas Pasar Kota Banjarmasin sudah memberikan secara gratis wadah yang baru. Bahkan bagi PKL yang dikenal sebagai atap biru ini tidak akan ditarik pajak dan retribusi. Kepala Dinas Kota Banjarmasin Hermansyah mengungkapkan, sebanyak 262 PKL atap biru yang akan direlokasi akan diberikan lapak-lapak pengganti secara gratis. “Kami tidak akan memaksakan para pedagang untuk pindah. Namun karena ini adalah keinginan dari pemko sendiri, maka kami harus menyediakan tempat pengganti secara gratis,” ujarnya kemarin. Hermansyah menambahkan, selain tempat yang disediakan gratis, Dinas Pasar juga akan membebaskan para pedagang dari penarikan pajak dan retribusi. “Jadi tak hanya tempat saja yang gratis, pajak dan retribusinya pun kami bebaskan. Jadi sangat sayang untuk tidak diambil lokasi yang baru tersebut. Tapi itu semua kembali ke masing-masing pedagang,” tambahnya. Mengenai lokasi sepanjang Pasar Baru hingga Harum Manis, Hermansyah mengungkapkan akan dilakukan penataan terlebih dahulu. Perbaikan yang dilakukan oleh Dinas Pasar meliputi perbaikan drainase, peremajaan pasar, hingga penataan parkir. “Fokus Dinas Pasar pada tahun 2012 ini adalah penataan di pasar Baru dan Harum Manis. Banyak yang kami kerjakan di kawasan tersebut. Namun tidak hanya kami, dari Dinas Perhubungan pun akan kembali menata parkir dan terminal angkot yang sering mangkal di kawasan tersebut,” tambahnya. Ia juga menambahkan, setidaknya Dinas Pasar memberikan tiga tempat untuk relokasi PKL atap biru. Ketiga tempat tersebut adalah Pasar Malabar, Pasar Kujajing, dan Pasar Tungging. “Kami sudah melakukan pembagian siapa yang akan menempati dimana. Semua PKL sudah mendapatkan jatah dan lapaknya masing-masing. Yang pasti, semua PKL sudah mengerti apa yang kami berikan,” tandasnya. Sementara itu, dari pantauan Radar Banjarmasin di Pasar Malabar, masih tidak ada satupun PKL eks atap biru yang menempati lokasi tersebut. Padahal Dinas Pasar Banjarmasin sudah menyediakan petak-petak dan sebuah peta untuk membagi PKL. (mr-115) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.