Senin, 28 November 2011 Bupati Sampaikan Penjelasan RAPBD 2012 AMUNTAI – Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten HSU tahun 2012 ternyata mengalami defisit sekitar Rp34,6 miliar. Itu terungkap saat Bupati Kabupaten HSU HM Aunul Hadi menyampaikan penjelasan RAPBD tahun 2012 dalam sidang paripurna yang berlangsung di DPRD HSU pada Jumat (25/11) tadi. “Bila membandingkan anggaran belanja dengan anggaran pendapatan, kita mengalami defisit. Tetapi, semua itu bisa tertutupi dengan pembiayaan,” kata Aunul Hadi.Sekadar diketahui, anggaran pendapatan yang tercantum pada RAPBD 2012 adalah Rp699.011.207.295. Sedangkan anggaran belanjanya mencapai Rp733.612.181.325. Total defisitnya menjadi Rp34.600.974.030.Sementara itu, anggaran pembiayaan meliputi penerimaan daerah senilai Rp36.600.974.030 dan pengeluaran daerah mencapai Rp2.000.000.000. Dengan kata lain pembiayaan netto sebesar Rp34.600.974.030.Sekadar diketahui, pada 2012 nanti Pemkab HSU memiliki beberapa prioritas belanja daerah yang dihasilkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Prioritas belanja daerah ini sudah tersusun dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), yakni penanggulangan permasalahan kemiskinan dan pengembangan perekonomian masyarakat berbasis sumber daya lokal. Selain itu, peningkatan aksebilitas dan kualitas pendidikan dan kesehatan. Optimalisasi kinerja pemerintah daerah peningkatan kualitas keagamaan, sosial dan budaya. Pencegahan dan penanggulangan bencana. Tidak ketinggalan pengembangan wilayah, tata ruang dan lingkungan hidup. “Alokasi dana ini seluruhnya untuk membiayai program prioritas tersebut,” tegasnya.Sedangkan anggaran untuk masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebagian tercakup dalam penanganan urusan wajib dan urusan pilihan yang disusun berdasarkan SOTK SKPD sebelumnya. Termasuk untuk belanja rutin pegawai, yakni gaji dan tunjangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada SKPD bersangkutan.(mar/mf/dye) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.