Rabu, 30 November 2011 Buyadi Minta Maaf Sebelum Gantung Diri Pengaron Geger Mayat di Dapur Katering BANJARMASIN – Kasus bunuh diri di Kalsel semakin memprihatinkan, dalam sebulan ini sudah tiga orang pria tewas gantung diri. Terbaru terjadi kemarin (29/11) siang sekitar pukul 12.00 Wita. Warga Jalan Sutoyo S Gg Sepakat RT 8, Banjarmasin Barat, dibuat geger saat menemukan seorang pria tergantung diri di samping rumah dengan menggunakan tali plastik. Pria nekat yang mengakhirnya hidupnya dengan cara gantung diri tersebut diketahui bernama Buyadi (48) warga Jalan Banua Anyar, Banjarmasin Timur. Dari informasi yang dihimpun, sebelum ditemukan tewas tergantung korban meminjam kunci rumah kontrakan yang dihuni kakaknya bernama Sri (55). Ketika itu korban mengatakan ingin istirahat.Sri yang tak curiga dengan korban selanjutnya meninggalkan korban di rumahnya untuk pergi ke pasar. Sepulangnya dari pasar, Sri yang ingin masuk rumah kesulitan lantaran pintu rumahnya susah dibuka. Setelah berhasil masuk, Sri yang curiga adiknya tak ada di rumahnya berusaha mencari korban. Alangkah kagetnya Sri saat membuka pintu jendela rumahnya melihat adiknya dengan posisi leher dililit tali plastik tergantung di tiang di samping rumahnya. Sri langsung berteriak minta tolong. Kapolsekta Banjarmasin Barat AKP Mahrida Malik mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab tewasnya korban.. “Dari hasil penyelidikan sementara korban tewas murni bunuh diri karena di tubuh korban tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun kami masih akan menunggu hasil otopsi untuk mengetahui penyebab pastinya. Diduga korban gantung diri lantaran mengidap suatu penyakit,” ucapnya usai meninjau langsung lokasi kejadian. Dari pantauan Radar Banjarmasin, Aisyah (40), isteri korban terlihat histeris setelah mengetahui suaminya tewas gantung diri. Wanita beranak satu ini menangis sambil berteriak karena tak kuasa ditinggal pergi suami tercintanya.Aisyah baru bisa tenang setelah ia di evakuasi ke rumah salah seorang kerabat korban. Anto (37), keponakan korban menuturkan, sebelum tewas korban sempat minta maaf kepada isteri dan keluarganya. Tak diketahui secara jelas mengapa korban minta maaf. Pengaron Geger MayatSementara itu, warga Martapura kembali digegerkan dengan penemuan sesosok mayat. Kemarin (29/11) siang seorang laki-laki yang diketahui bernama Taufik ditemukan tak bernyawa oleh Polsek Pengaron. Pria yang diperkirakan berusia 20 tahun ini kemudian dibawa ke RSUD Ratu Zalecha Martapura untuk diotopsi. Dari keterangan pegawai RSUD Zalecha Martapura, penyebab kematian Taufik diduga akibat tersengat aliran listrik. “Informasinya Taufik meninggal dunia di dapur sebuah katering. Nama kateringnya saya tidak tahu,” ujar Aam, petugas jaga ruang mayat RSUD Ratu Zalecha. Jasad Taufik sendiri sudah dikirim ke rumah orangtuanya di Batu Kajang, Paser, Kaltim. (mr-119/mr-118/yn/bin) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.