Rabu, 30 November 2011 Cerita Korban Kebakaran di Muara Harus, Tabalong Tiga Ledakan, Empat Rumah, Dua Mobil, Hangus Meski sudah memasuki musim penghujan, namun bahaya kebakaran masih terus mengancam. Seperti terjadi di RT 3 Desa Mantuil Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong, empat rumah, dua mobil dan dua sepeda motor, hangus jadi arang.Ibnu Wahyudi, Tanjung Peristiwa kebakaran Senin (28/11) pukul 22.15 Wita tersebut, benar-benar membuat panik warga sekitar. Pasalnya, kebakaran berawal di rumah H Ariani, yang dikenal sebagai pedagang bensin eceran. Diduga, saat itu tersimpan ratusan liter bensin dalam beberapa drum. Sehingga ketika kebakaran terjadi, drum-drum bahan bakar tersebut meledak, setidaknya warga mengaku mendengar tiga kali bunyi ledakan. Serpihan ledakan tersebut terbang sampai ke ruas jalan provinsi antara Tabalong dengan Hulu Sungai Utara.Dengan cepat, api merambat ke rumah-rumah disebelahnya, milik Sopian, H Baiya dan Muhidin. Belasan pemadam dan ratusan warga baru berhasil memadamkan api hampir dua jam. Sejumlah tetangga yang panik, malam itu sempat mengeluarkan harta benda dari rumahnya.Perihal bunyi ledakan tersebut juga diakui H Ariani. Kepada warga ia bercerita, kejadian kebakaran sangat cepat. Sebelum kebakaran terjadi, dia beserta keluarganya sudah tidur. Karena mendengar ledakan, H Ariani pun keluar kamar dan melihat api sudah membesar. "Saya tidak tahu dari mana apinya, waktu saya keluar kamar api sudah besar. Untung anak saya langsung lari keluar rumah, entah kemana," jelasnya.Ia pun tak sempat menyelamatkan harta satu pun. "Saya juga tidak sempat mengambil barang-barang lain, cuma sarung ini saja yang ada," ucapnya, sambil melihatkan sarung yang dikenakannya dibadan, tanpa pakaian.Disaat panik, H Ariani berusaha mendekati rumahnya untuk mencari barang-barang. Diantaranya, dua buah mobil, Honda Jazz dan Kijang Pikap. Namun warga mencegahnya untuk mendekat, karena api masih berkobar.Sopian, korban lainnya, saat melihat rumahnya jadi arang tidak bisa banyak berbicara. Namun ia masih bersyukur karena keluarganya selamat. "Yang penting anak saya selamat," ucapnya, sambil ditenangkan rekan-rekannya.Keterangan yang berhasil diidentifikasi Polsek Muara Harus, asal api diperkirakan dari ruang penyimpanan bahan bakar bensin H Ariani. Namun, pihaknya belum berani memastikan apakah api dari konsleting atau lilin."Sebelum kebakaran mati lampu dua kali. Waktu mati lampu pertama belum terbakar. Setelah dua menit menyala, mati lampu lagi. Nah, mati lampu kedua baru terjadi kebakaran," jelas pejabat sementara (Pjs) Kapolsek Muara Harus AIptu Yuswanyo.Untuk jumlah kerugiannya, diperhitungkan mencapai miliaran rupiah. Terhitung dari empat rumah dan empat buah kendaraan bermotor yang terbakar yang terdiri dari sepeda motor Yamaha Mio dan Yamaha Jupiter MX, ditambah dua mobil milik H Ariani tadi. (ibn/yn/bin) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.