Sabtu, 24 Desember 2011 Datang Rapat Sekaligus Sidak BOGOR - Sambil menyelam minum air. Ungkapan itu yang kira-kira tepat untuk menggambarkan apa yang dilakukan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, kemarin (23/12). Saat pergi ke Istana Bogor untuk mengikuti rapat kerja pemerintah, Dahlan memilih untuk menggunakan kereta Commuter Line.Bukan tanpa alasan jika Dahlan memilih untuk naik kereta. Dia bermaksud mengecek penerapan rute baru (re-routing) KRL Jabodetabek yang menggunakan skema loop line atau jalur melingkar yang mulai diberlakukan 5 Desember. "Saya ingin tahu, setelah ingin tahu setelah satu bulan sistem baru loop line itu bagaimana, orang sudah terbiasa atau belum," tutur Dahlan.Dahlan berangkat dari Stasiun Manggarai. Awalnya, dia hendak menumpang kereta ekonomi. Namun karena ketinggalan, dia akhirnya menggunakan jasa kereta AC. Mantan dirut PLN itu ingin mengetahui perpindahan pengguna jasa KRL dari satu jalur ke jalur yang lain. "Saya lihat orang mulai terbiasa," katanya. Namun Dahlan mencatat masih perlu perbaikan, terutama mengenai waktu tunggu penumpang. "Orang dari bekasi ke Tanah Abang pindah di Manggarai pindahnya 25 menit. menurut saya itu masih kelamaan. Akibatnya orang nunggu terlalu lama," sambungnya.Kereta yang menampung terlalu banyak penumpang juga menjadi sorotannya. "Nanti akan kita bicarakan bagaimana cara menambah agar tidak sampai 25 menit," kata Dahlan yang tetap dengan gaya memakai sepatu kets warna hitam.Persoalan lain, adalah masih adanya penumpang yang naik ke atap gerbong kereta. "Itu di satu pihak gemes, satu pihak kasihan. Memang tidak ada tempat di dalam," ucapnya. Masalah-masalah itu yang akan diselesaikan PT KA dalam waktu tiga bulan.Hal menarik terjadi saat Dahlan tiba di Stasiun Bogor sekitar pukul 08.25. Tak langsung menuju Istana Bogor, dia memilih mampir dulu ke sebuah warung soto di sekitar stasiun. "Kata orang di sini sotonya enak. Ya saya makan dulu," katanya lantas tersenyum.Keasyikan menikmati Soto, waktu yang tersisa tinggal sepuluh menit dari jam sembilan. Karena kondisi sekitar stasiun yang ruwet, akhirnya pilihan Dahlan jatuh pada ojek untuk mengantarnya ke Istana Bogor. "Tidak berhenti di situ, aksi sidak Dahlan juga dilakukan saat hendak kembali ke Jakarta usai mengikuti rapat. Dia diantar dengan mobil pribadinya menuju stasiun dari Istana Bogor. Sebelum menaiki KRL Commuter Line, sekitar pukul 18.30, mantan CEO Jawa Pos itu menyempatkan diri untuk melihat kondisi toilet penumpang. Dia menilai, toilet cukup bersih namun bau.Saat hendak naik kereta, Dahlan sempat mepertanyakan tangga yang digunakan penumpang. "Ini kan terlalu tinggi," katanya kepada seorang petugas stasiun. Dia meminta dilakukan pembenahan untuk fasilitas itu.Aksi Menteri Dahlan itu mendapat sambutan posistif pengguna jasa KRL Jabodetabek. "KRL sering ada masalah. Mulai kabel putus, sampai sinyal rusak. Semoga momen Pak Menteri naik KRL mendorong PT KAI untuk memerbaiki pelayanan," ujar Kurniawan, pengguna Commuter dari Dramaga, Bogor. (fal) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.