Rabu, 7 Desember 2011 Dicari 4 Jam, Jaki Diduga Tenggelam MARTAPURA - Rabu sore (07/12), warga desa Kampung Melayu Tengah Kelurahan Martapura Timur geger. Pasalnya, Ahmad Jaki (22), di duga tenggelam di sungai. Dugaan tersebut timbul setelah dia menghilang dan yang ditemukan hanya celana panjang dan celana dalamnya di dalam sebuah jamban (kakus yang terapung di sungai, Red).Hari itu sekitar jam 12.00, menurut Burai (65), korban sedang dicari oleh kakaknya yang bernama Khairani. Saudaranya tersebut mencari korban karena lama tidak terlihat di rumah. Menjelang sore, pencarian tidak juga membuahkan hasil.Kamudian, karena merasa was-was, Khairani akhirnya menemui tiga orang “pintar”. Dua orang “pintar” yang dia datangi mengatakan kalau Ahmad Jaki kemungkinan hilang di sungai (tenggelam, Red).Mendengar hal tersebut, Khairani bergegas menuju sungai. Sekitar jam 05.00, saat dia mencari ke jamban di depan rumahnya, maka disana dia menemukan celana panjang juga celana dalam adiknya. Mendapati yang ada hanya pakaian adiknya sedang adiknya sendiri tidak ada, kepanikan segera menyergapnya. Bergegas dia melaporkan kepada warga-warga lainnya.Dugaan bahwa Ahmad Jaki telah tenggelam sangat kuat, sebab dari keterangan warga, pemuda yang juga anggota BPK (Badan Pemadam Kebakaran) Malta (Melayu Tengah) ini menderita penyakit ayan. Ditambah lagi, pada saat itu dia lagi terkena penyakit diare sehingga sering sekali buang hajat ke jamban pinggir sungai, dan kebetulan jamban tersebut berada dekat dengan jembatan gantung Kampung Melayu Tengah. “Dia sering kumat penyakitnya. Tapi biasanya di darat. Nah, ini kira-kira kumat pas di jamban, lalu tenggelam”, ujar Burai.Setelah itu, segera saja tim BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah)Kabupaten Banjar datang ke lokasi untuk memberikan bantuan. Mereka datang setelah di telpon warga setempat. Tim yang di pimpin oleh Murajani dengan 10 personil, menggunakan spead boat yang di lengkapi peralatan selam, melakukan pencarian korban di sekitar lokasi jamban.Tepat sehabis azan Isya berkumandang, personil dari BPBD satu-satu secara bergantian turun kedalam dinginnya sungai Martapura. Adegan itu pun tak pelak menjadi tontonan menarik bagi warga. Mereka begerombol di pinggir sungai juga jembatan gantung untuk menyaksikan kerja penyelam dari tim BPBD.Sayang pencarian yang hampir memakan waktu 4 jam lamanya berbuah nihil. Ahmad Jaki belum juga diketahui nasibnya. Jika malam ini pencarian tidak menemukan hasil maka mereka akan menyambung pencarian keesokan harinya.Memang di sungai tersebut sudah sering memakan korban. Menurut pengakuan dua orang warga yang ditemui Radar Banjarmasin, Taufik dan Burai, sedikitnya ada 3 korban yang meninggal di sungai itu. Sedangkan keluarga Ahmad Jaki, belum bisa ditemui Radar Banjarmasin, menurut warga mereka tengah berduka sehingga belum siap untuk memberikan keterangan. (mr-119/yn/bin) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.