Jumat, 9 Desember 2011 Dua Anggota DPRD Balangan Diperiksa Terkait Kasus Pemukulan Ketua DPRD PARINGIN – Empat bulan berlalu, kasus pemukulan terhadap Ketua DPRD Balangan Zainuddin belum juga tuntas. Perkembangan terbaru yang diperoleh Radar Banjarmasin, Dua anggota DPRD Balangan diperiksa oleh penyidik Polres Balangan, informasi yang didapat Radar Banjarmasin, kedua anggota DPRD tersebut adalah HM Hatta, Wakil Ketua DPRD Balangan yang juga kader PDIP, kemudian anggota Fraksi PPP Fakhruddin Misran. Keduanya dipanggil sebagai saksi.Kapolres Balangan AKBP M Yudha Setyabudi, ketika dikonfirmasi Jumat (9/12) kemarin menegaskan, pemanggilan terhadap dua orang anggota DPRD Balangan itu, merupakan hasil pengembangan dari kasus pemukulan oleh Wakil Ketua II DPRD Balangan HM Hatta yang dilaporkan Ketua DPRD Balangan Zainuddin. Peristiwa tersebut terjadi, Kamis (4/8).“Pemanggilan anggota dewan sebagai saksi,” ujarnya.Untuk bisa memanggil dan memeriksa anggota DPRD ujar Kapolres, pihaknya sudah mengikuti ketentuan, yakni terlebih dahulu mendapatkan surat rekomendasi dari Gubernur Kalsel. Menurutnya, pasal yang dikenakan dalam kasus ini adalah pasal 335 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang perbuatan tidak menyenangkan dan ancaman kekerasan.Sedangkan untuk kasus pembakaran mobil dinas dan rumah isteri ketua DPRD Balangan Zainuddin yang terjadi di Desa Piyait RT 1, Kecamatan Awayan Rabu (7/9) pukul 04.00 Wita, aparat kepolisian juga masih terus melakukan pengembangan. Belum ada tersangka dalam kedua kasus ini.Wakil Ketua II DPRD Balangan HM Hatta, ketika dikonfirmasi Radar Banjarmasin hari Jumat (9/12) kemarin mengakui, jika dirinya telah dipanggil sebagai terlapor sekaligus sebagai saksi kasus laporan 335.”Pemanggilan sudah dilakukan sekitar bulan Oktober lalu,” katanya.Sedangkan Fakhruddin, sampai kemarin masih belum bisa dikonfirmasi. Adapun pelapor yang juga korban dalam kasus ini, Ketua DPRD Balangan Zainuddin, mengaku sudah hampir dua bulan ini tidak mengetahui adanya perkembangan kasus yang berkaitan dengan dirinya. Akan tetapi, ia mengaku percaya bahwa pihak kepolisian Balangan terus berusaha maksimal dalam pengungkapan sejumlah kasus yang ditangani.”Hampir satu bulan lebih tidak ada pemberitahuan tentang perkembangan kasus-kasus saya yang ditangani kepolisian,” ujarnya. (kim/ij/bin) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.