Kamis, 1 Desember 2011 Dua Gudang Martapura Lama Dihancurkan BANJARMASIN – Perbaikan kawasan pelabuhan Martapura Lama memakan korban. Dua gudang yang berada di kawasan tersebut akan dihancurkan. Kedua gudang yang sudah berusia puluhan tahun tersebut adalah gudang milik PT Garam dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI). Pemko Banjarmasin bersama Pelindo sudah mendapatkan lampu hijau dari Kementerian BUMN untuk menghapuskan dua kawasan pergudangan tersebut. Dan selanjutnya akan dibangun sebuah Business Central Distric atau Kawasan Bisnis Terpadu. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemko Banjarmasin Bambang Budianto mengungkapkan, penghancuran dua gudang tersebut secepatnya akan dilaksanakan. Mengingat kedua gudang tersebut sudah tidak digunakan dan termasuk dalam rencana tata kota Banjarmasin. “Dua gudang milik PT Garam dan PT PPI tersebut akan dihapuskan. Pemko sudah mendapat persetujuan dari Kementerian BUMN untuk penghancuran tersebut. Jadi Pemko bersama dengan Pelindo III akan berupaya melakukan relokasi kawasan Martapura Lama,” ujarnya kemarin. Dihancurkannya dua gudang tersebut terpaksa dilakukan oleh Pemko. “Penghapusan dua gedung ini sebagai tindakan percepatan penataan. Mengenai kapan penghancuran tersebut masih belum dibicarakan. Yang pasti Pemko akan berupaya menata kembali kawasan-kawasan di Banjarmasin,” tegasnya. Kawasan Pelabuhan Martapura Lama sendiri rencananya akan diubah menjadi kawasan bisnis terpadu. Dengan luas 4 hektare, maka kawasan pergudangan saat ini akan diubah menjadi kawasan bisnis terpadu. Tak hanya itu, kawasan sekolah seperti TK dan SD juga akan dipindah dan dihancurkan seperti dua gudang lainnya. “Untuk TK dan SD di kawasan tersebut secepatnya akan kami pindah. Saat ini sekolahan penggantinya sudah kami siapkan,” imbuhnya. Selain itu, Bambang juga mengungkapkan Pemko akan terus melakukan koordinasi dengan Pelindo III untuk pengembangan pelabuhan Pelayaran Rakyat (Pelra) di Basirih. “Pelindo dan Pemko sudah sepakat untuk melakukan perbaikan Pelra Basirih. Pemko akan meningkatkan perbaikan pelayanan dan jalan untuk ke Basirih,” ujarnya. (mr-115) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.