BANJARBARU – Sebuah tabrakan beruntun, terjadi di ruas Jln A Yani Kilometer 25 arah Kota Pelaihari, empat buah mobil yang sedang melaju menuju Banjarmasin terlibat dalam kecelakaan Rabu (30/11) pukul 17.00 sore kemarin. Kontan saja, peristiwa itu mengagetkan warga RT 3 Landasan Ulin Selatan, karena kerasnya bunyi benturan. Teriakan histeris pun terdengar dari dalam mobil angkutan umum colt DA 1009 TE yang sarat penumpang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.Informasi yang dihimpun Radar Banjarmasin menyebut, peristiwa itu terjadi ketika Jumri (23) sopir truk box DA 9958 AS mencoba menyalip sebuah dump truk DA 9091 AU yang dikemudikan oleh Mahlani (28). Ketika mobil box sudah berhasil melewati truk, di depannya ternyata sebuah mobil colt memperlambat lajunya, karena ada truk di depannya. Karena jarak antar mobil sudah terlalu dekat, sementara jalanan licin setelah hujan, akibatnya brak...mobil truk box menghantam colt, sementara di belakang mobil dum truk juga tidak bisa lagi melakukan pengereman, dan juga menabrak mobil box. Sementara mobil colt, terdorong dan menghantam truk di depannya. Namun, usai kejadian, truk paling depan langsung melaju pergi.Menurut Hj Ida (43), warga disana, mengatakan bahwa daerah tersebut memang rawan dengan kecelakaan. Dia memberi keterangan kalau dalam sebulan bisa terjadi 2 kali kecelakaan lalu lintas. “Mun, sebulan bisa dua kali,” ujarnya.Akibat kejadian tersebut, sempat terjadi kemacetan yang baru terurai satu jam kemudian, seiring dengan selesainya evakuasi tiga buah kendaraan tersebut.Saat dikonfirmasi, Kasatlantas Kasatlantas Polresta Banjarbaru AKP Suparno melalui Kasub Unit Lantas Polres Banjarbaru Bripka Suyono, membenarkan peristiwa tersebut.Bripka Suyono berpesan kepada para pengguna jalan, khususnya daerah Banjarbaru agar berhati-hati. “Ini, sudah musim hujan, pengendara harap menjaga kondisi tubuhnya dan juga kendaraan harus dalam keadaan laik jalan,” ujarnya kepada wartawan.Carry v Grand MaxSementara itu, di Tanjung Kabupaten Tabalong, kemarin juga terjadi tabrakan antara mobil Carry Pikap dan Grand Max Pikap. Tabrakan di ruas jalan Kelurahan Jangkung Kecamatan sekira pukul 03.30 dinihari itu, terjadi ketika mobil pikap Carry KT 8429 AJ yang dikemudian Masrani (52), berpapasan dengan sebuah truk yang sedang menarik mobil pikap Grand Max KT 8195 CP bermuatan ikan yang dikemudian Ruslan. ""Saya tidak melihat saat nabrak, kalau di belakang truk ada mobil yang ditarik. Mobil di belakang tidak berlampu, truk di depan juga tidak memberi tanda lampu peringatan," ujar Masrani, warga Murung Karangan Kecamatan Muara Harus Tabalong ketika ditemui di RSUD Tanjung. Ia menunggu istrinya Fatmawati (32) yang harus dirawat, setelah mendapat lima jahitan di pelipis kanan karena pecahan kaca. Sedangkan Masrani sendiri mengaku dadanya membentur setir dan luka memar di kaki. Sementara Ruslan sopir Grand Max terluka dibagian kepala, diatas bibir dan pipi kanannya robek. Ruslan (32) warga Amuntai Hulu Sungai Utara, karena mobil dalam keadaan mogok, ditarik truk dari arah Tanjung ke Kelua. Benturan tersebut mengakibatkan mobil pikap Carry rusak parah di bagian kabin depan kanan. Sedangkan bagian depan kanan Grand Max juga ringsek, namun tidak separah mobil lawannya.Yang disayangkan, sopir truk yang menarik mobil Grand Max, setelah tabrakan langsung melepaskan ikatan tali penarik dan melaju ke arah Kelua."Kami tadi mau ke Pasar Mahe (Haruai, Tabalong) untuk jualan. Tapi karena tabrakan, tidak jadi. Padahal hari ini (Rabu) hari pasar," jelas Masrani.Secara terpisah, pihak Satlantas Polres Tabalong ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Bahkan, pihaknya sudah mengamankan kedua mobil. "Kedua kendaraan kami amankan ke Polres Tabalong," jelas Kasatlantas Iptu Rissan melalui Kanit Lakalantas Aiptu Segeriyanto. (mr-119/ibn/yn/bin)




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.