Minggu, 11 Desember 2011 Gubernur Kaltim Didaulat Jadi Adipati Puncak Milad Kesultanan Banjar Meriah MARTAPURA – Puncak Milad ke-507 Kesultanan Banjar yang digelar di Gedung Dekranasda, Sabtu (10/12) berlangsung meriah. Selain menampilkan tari-tarian tradisional, kehadiran sejumlah tokoh termasuk diantaranya Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak pun sempat menyita perhatian para undangan.Secara resmi, Raja Muda Kesultanan Banjar, Pangeran Khairul Saleh mendaulat Awang Faroek sebagai adipati Kesultanan Banjar bersama 12 Adipati lainnya.Pangeran mengatakan penganugerahan gelar kehormatan adipati tersebut hanya bentuk penghargaan atas perhatian para tokoh terhadap warga Banjar yang berada di luar Kalimantan Selatan.“Seperti pak Awang Faroek Ishak, beliau berjasa karena dedikasinya dan sudah mengayomi melindungi warga dan budaya Banjar di Kalimantan Timur. Demikian juga dengan tokoh-tokoh lainnya,” ujarnya.Disi lain katanya, peringatan Milad Kesultanan Banjar sendiri tak lepas dari upaya untuk mengaskan bahwasannya Kesultanan Banjar akan tetap eksis dimana masyarakat.Namun begitu katanya, bukan berarti kegiatan ini dimaknai sebagai upaya merekonstruksi kekuasaan, feodalisme maupun primordialisme masa lalu. “Kesultanan Banjar ini bukan dalam konteks kerajaan, namun dalam konteks budaya. Ini upaya kita agar budaya ini terjaga kelestariannya,” katanya.Kedudukan Sultan atau Raja dalam konteks kekinian sama sekali jauh dari kekuasaan. Sehingga kesultanan hanyalah pengemban amanah untuk memimpin dan mengayomi rakyat menuju kesejahteraan yang dicita-citakan bersama.“Kesultanan Banjar turut berperan, bersama forum komunikasi kesultanan se-nusantara, membentuk karakter bangsa melalui gerakan kebudayaan. Menghimpun yang terserak, menjangkau apa yang tidak bisa dijangkau dan melakukan apa yang belum dan tidak bisa dilakukan dalam konteks kebudayaan dan kemaslahatan umat,” pungkasnya. (bem/yn/bin) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.