Senin, 19 Desember 2011 Indah Pecah Kebuntuan Kontingen Kalsel Persembahan Medali Perunggu Pra-PON Taekwondo di Pekanbaru PEKANBARU - Indah Ma'rifah akhirnya memecah kebuntuan kontingen taekwondo Kalsel untuk memperoleh medali dalam ajang Pra-PON yang berlangsung di Pekanbaru Riau, kemarin (18/12). Taekwondoin putri kelas under 49kg itu sukses merebut medali perunggu pada hari terakhir event yang digelar sejak 15 Desember tadi.Perjuangan Indah untuk menyabet medali perunggu sangatlah berat. Melakoni laga pertama saja dia sudah berhadapan dengan seniornya di pelatnas Resty Yulia asal Banten. Melihat rekor pertemuan sebelumnya, Indah hanya mampu menang satu kali dari empat kali bertanding. Tapi, semangat Indah yang ingin mengharumkan nama daerah lantaran Kalsel belum meraih medali sama sekali sejak hari pertama membuatnya bertarung sangat ganas di atas matras. Rahang tergeser saat menghadapi Resty pun tak mengurangi keganasan Indah. Tendangan demi tendangan terus dilepaskan ke arah Resty hingga akhirnya kejutan berhasil diciptakan dengan menuntaskan Resty 12-8. Tepuk tangan dari kontingen taekwondo Kalsel dan rekan-rekan Indah dari daerah lain langsung hadir merayakan kemenangannya. Sebab, Indah mampu mengalahkan Resty yang diunggulkan meraih medali emas pada Pra-PON ini. Berikutnya, Indah lagi-lagi harus berhadapan dengan lawan tangguh. Pada pertandingan perebutan masuk babak delapan besar dia bertanding dengan Erly Raty Labesst dari Sulawesi Utara. Di kancah taekwondo nasional, Erly punya nama tenar karena termasuk atlet binaan YUTI (Yayasan Universal Taekwondo Indonesia) atau yang dulunya TIME (Target Indonesia Menuju Emas) SEA Games. Meski dalam kondisi rahang yang tergeser, performa Indah di atas matras tidak menurun. Melainkan sebaliknya, tendangan ke arah kepala pun berhasil dua kali Indah layangkan kepada lawan. Alhasil, dengan waktu yang masih menyisakan 43 detik di ronde ketiga Indah sudah mampu memastikan kemenangan. Sebab, Indah telah unggul 15-3. Pada peraturan taekwondo, bagi mereka yang sudah unggul dengan selisih 12 angka, langsung dinyatakan menang walaupun waktu pertandingan belum habis. Tiket lolos PON telah berhasil dia dapat dengan torehan dua kemenangan itu. Namun, ambisi Indah yang ingin mendapatkan medali membuatkan terus bersemangat menjalani partai berikutnya. Padahal usai bertanding dengan Erly telapak kaki kiri dan pergelangan tangan kiri Indah cedera.Di babak ketiga, Indah bertemu Murni Reni Pratiwi asal Kaltim. Ketika laga ingin dimulai, tim wasit sempat mempertanyakan kondisi Indah yang tergolong parah. Namun, ambisi besar yang tertanam di jiwa Indah membuatnya memaksakan diri untuk melanjutkan pertarungan.Beberapa detik berjalan, cedera Indah kembali bertambah. Kali ini giliran paha kaki kanannya yang cedera setelah ditendang lawan dan membuat dia sempat terduduk di tengah matras. Lagi-lagi, semangat Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing membuatnya kembali berdiri setelah mendapatkan perawatan dari tim medis. Rasa terharu seraya bangga terpancar dari semua wajah pelatih, rekan-rekan kontingen taekwondo Kalsel. Meski terpincang-pincang menjalani pertandingan, Indah tetap mampu menang. Bahkan kemenangan dia peroleh dengan membutuhkan waktu dua ronde saja. Pasalnya, hingga ronde kedua berakhir dia sudah menang dengan skor sangat telak 16-1. Sebenarnya saat skor 13-1 Indah sudah dianggap menang, namun karena ronde kedua masih tersisa beberapa detik, akhirnya panitia meneruskan laga sampai ronde kedua berakhir. Sayang di babak semifinal, Indah yang sudah cedera tampil tak maksimal. Dalam kondisi terpincang dan wajah kesakitan menahan cedera serta beberapa kali terjatuh, Indah akhirnya harus mengakui keunggulan Utami Dewi Oktaviani dengan skor 2-10. Tapi, Indah tetap mendapat medali perunggu bersama Margareta AS asal Jogjakarta yang kalah dari taekwondoin Jateng bernama Adelina QN di semifinal. Indah sangat bersyukur atas keberhasilannya. Target untuk menyumbangkan medali untuk kontingen Kalsel telah terwujud. "Alhamdulillah, dengan kondisi yang banyak cedera masih bisa menang dan dapat perunggu. Terimakasih kepada pelatih, teman-teman dan official yang telah memberikan motivasi dan dukungan. Kepada masyarakat Kalsel yang telah mendoakan juga saya ucapkan terimkasih," katanya.Jufahri sang pelatih sangat bangga dengan Indah. "Salut buat perjuangan Indah. Dia pantang menyerah sampai benar-benar memang tak mampu. Andai tadi kondisinya fit, kemungkinan besar bisa medali emas. Sebab lawan yang dihadapi di bawah dia," nilainya.Jufhari yakin di PON XVIII Riau 2012 nanti medali akan diraih Indah. Sebab, taekwondoin unggulan sudah tersingkir setelah dikalahkan Indah. "Kan yang hebat-hebatnya sudah kalah sama Indah tadi. Kayaknya peluang emas terbuka lebar," yakinnya.(arh/mf/dye) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.