Selasa, 13 Desember 2011 Jangan Inferior Ahsan/Bona Super Series Final 2011 JAKARTA – PB PBSI yakin ajang super series final 2011 di Tiongkok menjadi pembuktian kualitas pasangan ganda putra M Ahsan/Bona Septano. Mereka diharapkan mampu menguatkan mental agar tidak berkecil hati di hadapan pemain yang secara rangking lebih baik. Koordinator pelatih ganda Pelatnas Christian Hadinata menjelaskan bahwa sebelumnya Ahsan/Bona sempat kurang percaya diri. Pasalnya, bermodal rangking delapan dunia, mereka harus bersua lawan berat. "Mental mereka harus kuat, jangan inferior. Selama ini mereka merasa di bawah terus, sekarang waktunya menegaskan bahwa mereka berani masuk jajaran elit dunia," katanya saat ditemui, kemarin (12/12). Menurut Christian, dengan kondisi rangking yang buncit harusnya Ahsan/Bona lebih diunggulkan. Sebab, secara mental mereka tidak ada beban karena bisa jadi dianggap sebelah mata alias hanya sebagai underdog. Sebaliknya, lawan-lawan yang lebih diunggulkan pasti memiliki beban. Karena itu, keunggulan di sisi mental inilah bisa dijadikan senjata. Lelaki yang akrab disapa Koh Chris tersebut menilai bahwa secara teknik permainan, pemain-pemain yang lolos dan tampil di super series final kali ini tidak berbeda jauh. Selain itu, kebanyakan dari mereka sudah kerap saling bertemu dalam pertandingan sehingga sama-sama kenal karakter dan strategi permainan. Dengan kondisi tersebut, lanjutnya, kunci kemenangan lebih besar berada di mental masing-masing. "Sebagaian besar hasil pertandingan ditentukan dari mental. Kalau sudah kalah, takut duluan pasti sulit. Tapi, kalau mereka tampil lepas, dan berani meladeni lawan, hasilnya pasti baik," terangnya. Performa Ahsan/Bona akhir-akhir ini sempat menanjak. Mereka bahkan mampu menunjukkan keunggulan mental meski melawan seniornya Markis Kido/Hendra Setiawan di SEA Games, November lalu. Melihat hal ini, Christian yakin bahwa potensi yang dimiliki AHsan/Bona cukup besar untuk melejit di super series final kali ini . Namun, itu bergantung kepada motivasi keduanya. Selain Ahsan/Bona, Indonesia juga mengirimkan Taufik Hidayat dan Simon Santoso di tunggal putra serta pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di ganda campuran. Sesuai jadwal, drawing baru dilakukan sore nanti. Sementara itu, Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto yang mendampingi tim ke Tiongkok terlihat kurang optimis dengan peluang anak asuhnya. Alasannya, pebulu tangkis yang tampil pada seuper series final adalah pemain yang peringkatnya berada di delapan besar dunia. "Yang ikut tampil disini adalah pemain-pemain yang rangkingnya bagus. Jadi, persaingannya pasti berat untuk pemain Indonesia. Yang terpenting, anak-anak harus maksimal," ujarnya. (aam) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.