Selasa, 29 November 2011 Jembatan Mandi Kapau Tuntas 2012 MARTAPURA - Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banjar memastikan kekhawatiran warga Desa Mandi Kapau Barat Kecamatan Karang Intan bakal terjawab 2012 mendatang. Pasalnya pembangunan jembatan gantung dan jalan penghubungnya sepanjang 200 meter di desa tersebut ditarget rampung 2012 mendatang. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banjar, Mokhammad Hilman ST MT didampingi Kasi Jembatan, H Muhammad Said saat dikonfirmasi Selasa (29/11) kepada Radar Banjarmasin mengatakan jembatan yang dibangun sejak 2010 itu baru akan tuntas tahun depan. Hingga kini katanya progres jembatan sendiri sudah hampir rampung dan tinggal pemasangan papan lantai jembatan saja. Selain itu katanya tahun depan pembangunan jembatan tersebut juga akan disempurnakan dengan pembangunan jalan penghubung dari jalan kabupaten menuju jembatan sepanjang 200 meter."Jembatan gantung itu memang dibangun sebagai pengganti jembatan titian ulin yang ada. Tahun depan sudah kita anggarkan lagi ditambah dengan jalan penghubungnya yang dibangun dengan urukan disiring pasangan batu kiri dan kanan jalan," ujarnya.Hilman mengakui bahwa keberadaan jembatan gantung yang menghubungkan desa Mandi Kapau Barat dan Desa Mandi Kapau Timur dengan perkebunan milik warga di kawasan tersebut cukup vital. Namun diakui Hilman, akses jembatan tersebut sejatinya tidak begitu ramai dan tidak pula sepi dilalui warga.Sebab, jembatan yang ada adalah akses tercepat warga untuk menuju tempat usaha dan desa tetangga. "Akses jalur lain memang ada tapi jaraknya cukup jauh sekitar 5 km melalui desa Sungai Asam," katanya.Hanya saja kondisi jembatan di desa Sungai Asam pun kata dia kondisinya kini terputus karena jembatan dengan konstruksi titian ulin di desa tersebut kini rusak parah dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua saja."Untuk pembangunan jembatan di desa Sungai Asam sudah kita usulkan ke pemerintah pusat dengan menggunakan dana bantuan kegiatan penanggulangan pasca bencana alam," ujarnya.Namun soal pencairan biasanya kata Hilman dilakukan akhir-akhir tahun. Nilai usulan sendiri pihaknya mengajukan sedikitnya Rp6 miliar. "Jadi pembangunannya memang bertahap karena kita bangun jembatan dan jalan. Kalau jembatan di desa Mandi Kapau kita anggarkan sebesar Rp500 juta. Insya Allah 2012 jembatan Mandi Kapau sudah selesai," pungkasnya. (bem/ij/ram) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.