Selasa, 29 November 2011 Jualan Selusin Sorban, Kumpulkan Rp160 juta Mengikuti Dakwah Ustad Maulana di Amuntai Kata “Jamaahhhh…..oooo jamaahhh” mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat di Indonesia tak terkecuali di “Kota Itik” Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Muhammad Akbar, AmuntaiIstilah tersebut dipopulerkan Ustad HM Nur Maulana yang mengawali karirnya dakwahnya dengan konsep gaul khas anak muda, di Televisi Lokal Fajar Makassar (Grup Radar Banjarmasin) di Sulawesi Selatan beberapa tahun lalu, sebelum ia akhirnya tenar di televisi swasta nasional seperti sekarang ini.Karena ketenarannya itu, Ustad Maulana yang pertama kalinya berkunjung ke Kabupaten HSU Minggu (27/11) sampai dengan (28/11) kemarin, mendapat sambutan meriah dari warga Kota Itik. Ustad Maulana sendiri hadir untuk melakukan aksi penggalangan dana untuk renovasi Mesjid Baiturrahman di Desa Panyiuran Kecamatan Amuntai Tengah, Minggu malam.Dalam kesempatan tersebut Ustad Maulana melakukan aksi amalnya dengan melakukan pelelangan selusin sorban yang sering dipakainya pada saat melaksanakan tausiyah (ceramah) di Televisi. Menariknya, beberapa diantaranya laku hingga puluhan juta, sehingga panitia berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp160 juta, untuk mendukung kegiatan rehabiltasi Mesjid Baiturrahman.Sedangkan Senin (28/11) kemarin, sekitar pukul 09.00 Wita, Ustad Maulana kembali diundang untuk ceramah di Mesjid Pondok Pesantren Rasyidiah Khalidiyah (Pompes Rakha) Amuntai.Dari pantauan Radar Banjarmasin di Pompes Rakha Amuntai. Dakwah yang dibawakan oleh Ustad Gaul benar-benar menjadi sebuah daya tarik dalam berdakwah, bagi seluruh Santri dan Santriwati yang mencapai ribuan orang. “Jamaahhhh…..oooo jamaahhh, Alhamdulillah,” teriak Ustad Gaul dengan dialek khas orang Kota Angin Mamiri (Makassar,Red) dalam menghibur dan menyapa jamaahnya kemarin.Kedatangan Maulana di Pompes tertua di HSU tersebut, dalam rangka memperingati tahun baru islam. Maulana pun mengingatkan kepada para santri dan masyarakat dalam dakwahnya. Untuk menjaga keluarga dari penyalahgunaan bahayanya Narkoba (narkotika dan obat-obatan terlarang). “Karena dapat menghancurkan masa depan diri maupun keluarga, mereka yang telah menjerumuskan orang ke dalam masalah Narkoba adalah Syaitan yang nyata,” ujar Maulana yang berceramah dengan gaya berdiri itu.Salah satu peserta jamaah Aman (43) warga Kota Raja mengatakan, metode dakwah Nur Maulana mendapat tempat di hati banyak orang, termasuk saya sendiri. walaupun ia mengakui ada sebagian orang yang tak suka dengan metode dakwah seperti Ustad Maulana itu. Bagi saya, dakwah Ustad Gaul yang diselingi humor itu hanya metode dakwah saja. “Sebab tujuannya adalah bagaimana jamaah mendapatkan pengetahuan seputar Islam, tapi tidak bosan mendengarkan,” Ungkap Aman yang hadir di Ponpes Rakha untuk mendengar ceramah dari Ustad Gaul tersebut. Selanjutnya Ustad Gaul langsung bertolak ke Bandara Syamsudin Noor untuk kembali ke Jakarta, usai mengikuti agendanya syiar dakwahnya selama dua malam di “Kota Itik” Amuntai. (yn/bin) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.