Selasa, 20 Desember 2011 Karate Gagal di Pra-PON, Inkanas Bersedih Duta-duta Kalsel telah tumbang pada Pra-PON Karate di GOR Temenggung Abdul Djaman Batam, 8-10 Desember tadi. Cabor Karate otomatis tidak dapat tiket untuk mengikuti PON XVIII Riau 2012 mendatang. Pengda Inkanas Kalsel merasa sedih mengingat baru kali ini cabor karate gagal bertanding di PON. Padahal Kalsel memiliki kurang lebih 3.000 karateka yang tergabung di berbagai perguruan karate. Potensi besar ini masih belum memberikan yang terbaik untuk Banua. Apapun alasan kegagalan ini hanya menjadi alasan pembenar saja. Padahal di dalam pertandingan itu hanya ada dua keputusan: menang atau kalah. Menang artinya terbaik, kalah tentu terjelek.Saya bersama Ketua MSH M Aini Morgan, Ketua Binpres Eko Dian Basuki, Berry Hendriannoor dan Rahmat Aidi di satu sisi merasa bersedih dengan kegagalan ini, di sisi lain juga tidak kaget. Jangan mimpi menjadi karateka nasional atau menjadi juara apabila kita masih melanggar AD/ART Forki Bab III pasal 7 ayat 7.2. Intinya karateka yang pindah perguruan jika tidak mendapat izin perguruan lama maka tidak bisa mengikuti kegiatan Forki selama dua tahun. Sedangkan ayat 7.5 disebutkan bahwa yang dimaksud karateka adalah pelatih, atlet, dan wasit juri. AD/ART ini merupakan hasil kongres Forki ke XIII tahun 2010. Semua perguruan karate di bawah Forki wajib untuk mentaati dan mematuhi. Soalnya, yang namanya organisasi karate adalah kolektif, bukan perorangan seperti perusahaan (kuasa direktur).Sebuah organisasi memiliki aturan-aturan. Jadi, bagaimana kita bisa baik dalam berorganisasi kalau kita sendiri tidak mentaati terhadap aturan itu. Di dalam sumpah karate juga ada poin bahwa karateka harus patuh pada kejujuran. Kalau kita tidak jujur berarti melanggar sumpah karate yang selalu kita ucapkan setiap kali mau latihan atau selesai latihan.Kegiatan akbar ini digelar setiap 4 tahun sekali. Target KONI Kalsel pada PON adalah 10 besar. Namun, cabor karate tidak dapat memberikan yang terbaik kepada KONI Kalsel yang sudah maksimal memberikan pembinaan kepada cabor karate. Oleh karena itu, kepada kita asli Urang Banua untuk sama-sama menyadari, memahami, dan instrospeksi diri. Janganlah kita merasa paling hebat dalam membina karate di Kalsel. Janganlah pula kita terpengaruh orang yang sengaja hendak mengadu domba agar kita terpecah-belah dan akhirnya menghancurkan perkaratean di Banua kita. Kita harus sadar bahwa Banua kita adalah tempat kita dilahirkan dan tempat kita membesarkan karate dengan tulus ikhlas sebagai tanggung jawab moral dengan semboyan: waja sampai kaputing. Kita jangan sampai becakut papadaan. Saya sebagai mantan atlet tahun 70-an selalu berpegang pada aturan. Namun, kawan-kawan banyak tidak sejalan karena adanya kepentingan lain. Mungkin itu kepentingan kelompok atau perguruan. Mungkin pula kepentingan uang. Yang jelas dalam berorganisasi semestinya bagaimana kita menghidupi organisasi, bukan hidup dari organisasi.(ist/mf/dye) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.