Minggu, 27 November 2011 Kehilangan Alat Kesayangan karena Ketatnya Pemeriksaan Catatan Ogi Fajar Nuzuli dari Kanada Tanggal 18 November 2011 pada pukul 11. 45 Wita, seluruh penumpang Catay Fasific tujuan Hongkong diminta naik pesawat. Dengan ucapan bismillah ar-rahman ar-rahim perjalanan panjang ke kota Halifax Canada, telah dimulai dari Jakarta. ROMBONGAN yang berangkat sekitar 18 orang, terdiri dari 3 Bupati 1 Wakil Walikota, beberapa pejabat dari Kementrian Dalam Negeri, dua orang dosen IPDN. Sayang saya belum mengenal persis mereka-mereka itu, sebab baru saja bertemu ketika bersama menunggu keberangkatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.Pada tanggal 19 November 2011 sekitar pukul 5.30 subuh waktu Hongkong kami tiba di Bandara Internasional Hongkong. Waktu Hongkong sama dengan Waktu Indonesia Bagian Tengah. Berarti sekitar 4 jam 30 menit waktu yang diperlukan untuk mencapai Hongkong dari Jakarta.Setelah transit di Hongkong kami menuju Toronto Canada, pukul 10.20 waktu hong kong kembali memakai Cathay Pasific. Setelah tiba di Toronto baru kami dengan pesawat komersil lokal menuju Provinsi Nova Scotia dengan ibu kotanya Halifax. Provinsi Nova scatia merupakan provinsi kedua terkecil dari sisi jumlah penduduk di Negara Kanada berdasar informasi dari wikipedia yang saya baca via internet.Setidaknya terdapat beberapa pengalaman menarik selama transit beberapa jam di Bandara Internasional Hongkong. Sebagai bagian dari masyarakat yang terbiasa membersihkan diri dengan air, betapa repotnya ketika harus berhadapan dengan budaya yang hanya menggunakan kertas tissue.Sehingga ketika datang ke toilet terlebih dahulu harus memutar otak bagaimana caranya atau kiat sehingga kita tetap membersihkan diri dengan tidak meninggalkan kebiasan di kampung, artinya tetap dengan air juga. Jika sudah seperti ini maka benar kata pepatah, senyaman nyamannya di negara orang ternyata lebih nyaman negara kita sorang..he..he....Sebagai bandara internasional Hongkong selain dikenal karena kebersihannya, pengamanan bandaranya pun sangat ketat. Sebuah Pengalaman menarik ketika saya mengalami pemeriksaan xray di bandara Hongkong. Kebetulan saya terbawa peralatan produk vixtorynox untuk traveling. Bendanya lebih kurang tiga lembar kartu telpon selular yang ditumpuk, sangat tipis memang namun di dalamnya terselip pisau kecil, serta gunting kecil. Perangkat itu letak amat tersembunyi di dompet saya dan dompet itu berada di kantong tas tenteng saya, jadi perlu kejelian yang luar biasa untuk dapat menemukan benda kesayangan saya itu. Benda itu sudah pernah saya bawa ke beberapa negara dan tak pernah bisa ditemukan, walaupun petugas imigrasi negara tersebut seringkali bolak-balik membongkarnya. Terlebih dalam bepergian domestik benda tersebut selalu saya sertakan, sebagai perlengkapan pribadi. Namun tidak ternyata untuk Hongkong si petugas hanya berkata Sorry lalu barang kesayangan saya itu dimasukkan ke dalam kotak penyitaan, sedih nian hati saya kala itu.Satu pelajaran berharga bagi saya, untuk tidak lagi termakan promo sales, di counter victorynox, semisal "barang ini tipis pak jadi bisa dibawa ke atas pesawat". Walau saya sudah berargumen ketika benda itu ditemukan bahwa ini adalah peralatan pribadi, namun dijawab petugas itu sembari memperlihatkan gambar dan tulisan yang menyatakan pisau dan gunting tidak diperkenankan dibawa ke dalam cabin. Aturan dasar itulah yang diterapkan oleh imigrasi Hongkong, lalu saya mau bilang apalagi menyesal atas kekonyolan cara berpikir saya. Walaupun sebenarnya saya tahu bahwa pada dasarnya benda tersebut tidak diperkenankan di bawa ke dalam cabin sebab pisau dan gunting pada aturan dasar penerbangan terlarang untuk dibawa ke dalam cabin, tidak soal tipis atau tebal besar atau kecil tetap tidak boleh, satu pelajaran yang pahit rasanya namun besar sekali gunanya untuk kenyamanan memasuki suatu Negara. (bersambung) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.