Minggu, 18 Desember 2011 KRI Layang 805 Sandar di Trisakti BANJARMASIN - Kemarin (17/12) pagi awak media cetak dan elektronik mendapatkan kehormatan menaiki geladak Kapal Republik Indonesia (KRI) Layang 805 yang baru sandar di pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Acara berkumpulnya awak media itu juga dijadikan sebagai silaturahmi antara media pers Kalimantan Selatan untuk lebih mempererat silaturahmi dengan Danlanal Banjarmasin yang juga ikut menghadiri acara tersebut. Dalam acara ramah tamah itu para media diajak berkeliling kapal untuk diperlihatkan peralatan dan persenjataan KRI Layang 805 dalam membantu kinerja angkatan laut untuk melakukan patroli di perairan Kawasan Timur. Satu persatu peralatan dan persenjataan di perlihatkan kepada media dan dijelaskan fungsi serta kegunaannya. KRI Layang 805 yang terdiri dari 60 anak buah kapal (ABK) dalam melakukan patroli dilengkapi dengan senjata peluru kendali dari permukaan ke permukaan, meriam anti udara 57 Mm bofors, meriam 40 Mm bofors dan meriam rheinmetal 20 Mm. Selain memperkenalkan peralatan dan persenjataan yang dimiliki KRI Layang 805, beberapa awak kapal juga sempat memperagakan salah satu meriam yang dapat bergerak 120 Km untuk menghancurkan musuh dalam melakukan pengamanan di perairan Kawasan Timur. Danlanal Banjarmasin Letkol A Wibisono mengatakan, suatu kebanggaan dapat berkumpul bersama rekan-rekan media pers di geladak KRI Layang 805 untuk mempererat silaturahmi dengan angkatan laut. “Suatu kebanggaan kami dapat berkumpul bersama media di salah satu kapal angkatan laut untuk mendukung kinerja angkatan laut dalam melakukan patroli di perairan Indonesia,” katanya. Kapten KRI Layang 805 Letkol Dwi Prasetyo juga sangat bangga dengan kegiatan berkumpul dengan pers dalam kesempatan berkunjung ke Banjarmasin “Sebelum ke Banjarmasin kami sempat melakukan patroli pengamanan Presiden RI dalam acara KTT di Bali beberapa waktu lalu,” ungkapnya. Dwi menambahkan, KRI Layang 805 ini adalah buatan Indonesia yang sudah berlisensi internasional dan meriamnya dapat menempuh jarak sampai 120 km untuk menghancurkan musuh. (mr-118) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.