Selasa, 29 November 2011 KTM Terkendala Lahan KOTABARU – Terkendala pembebasan lahan untuk pembangunan Kota Terpadu Mandiri (KTM) di kawasan Sengayam, Kecamatan Pamukan Barat, pembangunan KTM tidak bisa dilanjutkan. Dari target pembebasan lahan seluas 120 hektare rencana pembangun kota tersebut, saat ini yang hanya dibebaskan sekitar 20 hektare saja. Sedangkan 100 hektare masih belum dibebaskan. Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kotabaru Syafrin Masrin, mengungkapkan, kendala pembebasan lahan tersebut karena tingginya harga tanah yang ditetapkan oleh warga sekitar. “Waktu itu warga mematok tanahnya dengan harga Rp20 juta per hektare, sehingga memerlukan dana yang tidak sedikit,” ungkapnya. Kenapa tidak dilakukan pembebasan, menurut Masrin dirinya tidak tahu karena baru menjabat beberapa bulan di dinas tersebut. Untuk merealisasikan program ini, lanjutnya harus mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama masyarakat setempat, karena masyarakat setempat juga yang akan menikmati hasilnya. Rencananya lahan tersebut akan dijadikan sebagai pusat kota yang akan dibangun berbagai fasilitas perkotaan seperti mall, perkantoran, gelanggang olahraga, tempat bermain serta berbagai fasilitas lainnya. Sementara itu, di kawasan Sengayam yang sudah dibangun baru tugu KTM Sengayam pada beberapa tahun lalu. Rencananya KTM yang akan dikembangkan di Sengayam tersebut, terkait dengan pembangunan transmigrasi.Sementara untuk kesiapan lahan KTM Sengayam, Pemkab Kotabaru mencadangkan sampai 40.000 hektare yang meliputi empat kecamatan, yaitu Pamukan Barat, Pamukan Utara, Sungai Durian dan Kelumpang Barat. Pembebasan lahan yang harus dilakukan seperti pembebasan lahan untuk pusat KTM seluas 215.930 meter persegi (m2), pusat pembenihan 434,016 m2, plasma di tugu KTM 110.775 m2, pembangunan jalan dari tugu KTM - Lokasi Trans 4.015.455 m2. Sedangkan untuk lahan perkebunan akan dibebaskan lahan seluas 18.000 m2 dan lahan untuk fasilitas 10.000 m2. (ins) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.