Jumat, 9 Desember 2011 Lestarikan Budaya Banjar SEMINAR Budaya Banjar sebagai rangkaian Milad ke 507 Kesultanan Banjar digelar Kamis (8/12) tadi di Aula IAIN Antasari Banjarmasin. Tema, Penguatan Budaya Banjar dan Peran Kesultanan dalam Menjawab Tantangan Zaman. Narasumber seminar, terdiri Prof.MP Lambut Ems, (Menelusuri Titian Kearifan Leluhur), Prof Djantera Kawi (Peran Kesultanan Banjar Dalam Penguatan Budaya Banjar Untuk Menjawab Tantangan Zaman) dan Prof Kamrani Buseri (Budaya Spiritual Kesultanan Banjar : Historisitas dan Relevansinya di Masa Kini). Seminar dihadiri Pangeran Chairiansyah dari Kesultanan Banjar, Rektor IAIN Antasari Banjarmasin Prof Dr Akh Fauzi Aseri MA dan mantan Gubernur Kalsel HM Said. Peserta seminar terdiri dari para mahasiswa, seniman, sastrawan, pemerhati budaya dan sejarah Banjar, dosen dan kalangan LSM. Fauzi Aseri saat membuka seminar secara resmi mengatakan, seminar ini dapat menjadi sumbangan budaya dan sosial untuk kemajuan perguruan tinggi ataupun kebijakan yang akan diambil pemerintah kabupaten/kota di Kalsel dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. “Kegiatan seperti ini sangat penting sebab akan lebih mengembangkan budaya Banjar. Terlebih ia mengkaji keterkaitan Islam dengan budaya Banjar,” ucapnya. Pangeran Chairiansyah dalam membacakan sambutan tertulis Raja Muda Kesultanan Banjar H Pangeran Khairul Saleh mengatakan, seminar budaya Banjar merupakan upaya pencerahan kepada masyarakat terhadap kebudayaan sebagai pembentuk jati diri bangsa dan jati diri Urang Banjar, sekaligus lebih utama ialah pelestarian Budaya Banjar. Lebih jauh ia mengatakan, kita perlu mengidentifikasi dan memajukan budaya Banjar sebagai tanggung jawab adat bersama masyarakat. Kita tidak ingin jadi bangsa kurang pengetahuan terhadap sejarah dan budaya Banjar karena rendahnya penghargaan terhadap budaya itu sendiri. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjaga, memahami dan melestarikan adat budayanya sendiri dan menjawab tantangan zamannya sebagai modal sosial turut serta membentuk peradaban dunia,”tegas Chairiansyah. (*/day) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.