Minggu, 27 November 2011 Mardalena Terus Menangis BANJARBARU – Dua jemaah haji asal Kalimantan Tengah yang masuk di kloter VI Embarkasi Banjarmasin, meninggal dunia di tanah suci. Hal tersebut disampaikan oleh ketua Kloter VI Drs H Muhdi kemarin, seusai penerimaan jemaah di aula Jeddah Embarkasi Banjarmasin. Dua jemaah tersebut adalah Ahmad Sujai bin Kasijan asal Sampit dan Mursilah bin Kadimin asal Seruyan.“Kami pulang 322 jemaah saja, pasalnya dua orang meninggal dunia. Ahmad Sujai meninggal karena memang sakit saat menjalankan ibadah haji, tetapi kalau untuk Mursilah ini tidak tahu pasti meninggalnya karena apa, sebab saat salat isya masih sehat-sehat saja pas saat salat subuh yang bersangkutan meninggal dunia,” ucapnya seraya mengatakan dirinya merasa bahagia sudah sampai kembali di Indonesia.Muhdi juga mengatakan kalau salah satu jemaah yang tergabung dikloter VI terus menangis bahagia. Dari penuturan Muhdi jemaah tersebut adalah Mardalena (41 tahun), ia terus menagis karena bisa kembali ke tanah air dalam keadaan selamat. Padahal menurutnya ia berangkat haji dengan keadaan kaki kirinya terkena stroke sejak tiga tahun yang lalu.“Ada yang stroke, tetapi bisa pulang dengan selamat. Makanya dia selalu menangis, tetapi bukan karena sedih. Justru malah bahagia dan katanya kangen sama bapak dan ibunya. Padahal perjalanan panjang saat menjalankan ibadah haji cukup berat,” terangnya.Pendamping Mardalena, Boy Alpiannoor mengatakan kalau adiknya selama menjalankan ibadah haji hanya menjalankan wajibnya saja. Pasalnya kepadatan jemaah cukup membuat kesulitan dirinya membawa adik yang terkena stroke, untuk beribadah secara keseluruan.“Luar biasa tantangan yang harus saya hadapi bersama istri saya saat ibadah haji. Selain harus melakukan ibadah sendiri saya juga harus membawa adik saya Mardalena. Jadi ke mana-mana bergantian mendorong kursi roda,” terang Boy.Bupati Murung Raya, Dr Ir Willy M Yoseph MM yang kemarin menyambut jemaah Kalteng di Embarkasi Banjarmasin mengharapkan setelah sampai di kampung halaman mempunyai empati yang tinggi terhadap lingkungan. Ia berharap nantinya lebih sering mengeluarkan infak dan sedakah kepada masyarakat yang membutuhkan.Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sukriansyah mengatakan kalau kloter VI kembali terjadi kerterlabatan kedatangan selama dua jam. Salah satu faktor adalah kepadatan Bandara King Abdul Aziz di Jeddah. “Keterlambatan memang masih terjadi di kloter VI ini. Tetapi pihak penerbangan terus berupaya agar keterlambatan bisa diminimalisir. Salah satu upaya adalah mempercepat penerbangan dari Indonesia menuju Jeddah,” ucapnya.Sekadar diketahui, ternyata dari informasi yang didapat Radar Banjarmasin di lapangan para keluarga yang akan menjemput sudah mulai datang sejak pukul 09.00 Wita kemarin. Awalnya menurut jadwal pesawat garuda yang membawa jemaah akan mendarat di Bandara Syamsudin Noor pukul 14.00 Wita. Tetapi pesawat tersbeut kemarin baru mendarat sekitar pukul 16.00 Wita. (sur/yn/bin) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.