Kamis, 15 Desember 2011 Namanya Jembatan Haji Abdul Sukur TANJUNG - Bupati Tabalong H Rachman Ramsyi dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tabalong H Arifin Noor belum lama tadi terlihat mengunjungi Langgar Desa Ampukung Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong. Kedatangan keduanya disertai anggota forum komunikasi pimpinan daerah dan Ketua Majelis Ulama Indonesia H Ahmad Rasyidi Amin.Kedatangan rombongan itu pun disambut hangat masyarakat disana. Mereka menyambut dan berkumpul di dalam langgar.Setelah berkumpul, salah seorang perwakilan warga langsung mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada bupati datas dibangunnya Jembatan Ampukung. Pasalnya, sangat membantu mereka untuk beraktifitas. Terutama mengangkut hasil panen dan pulang pergi sekolah anak mereka. Kepala Dinas Pekerjaan Umum H Arifin Noor menjelaskan, Jembatan Ampukung adalah jembatan yang cukup kokoh untuk segala aktivitas masyarakat. Jembatan sendiri terbuat dari rangka baja beton dan bisa dilalui kendaraan roda empat. "Biaya pembangunan jembatan itu Rp 17 miliar," sebutnya. Bupati Tabalong pun mengungkapkan bahwa bangunan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) itu merupakan kewajibannya. Setelah sekilas sambutan diucapkan, bupati dan beberapa tokoh masyarakat pun melakukan urun rembuk bersama untuk memberi nama jembatan yang baru diresmikan Hari Jadi Tabalong ke 46 tersebut.Usai beberapa menit berdiskusi, mereka akhirnya menetapkan jembatan sepanjang 80 meter itu dengan nama salah satu tokoh agama yang berasal Desa Ampukung, Haji Abdul Sukur. Sebagai rasa sukur atas terbangunnya jembatan Haji Abdul Sukur, dan sekarang sudah bisa dinikmati masyarakat, seluruh warga dan pejabat pun melangsungkan salat hajat berjamaah setelah salat magrib dengan diimami Ketua MUI Tabalong.(Ibn/ay/ran) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.