Minggu, 4 Desember 2011 Ngamar, PNS dan Honorer Disdik Kena Razia BANJARMASIN – Entah alasan apa yang akan diberikan OK (35), ketika malam Minggu lalu ia pergi dari rumah. Kenyataannya, malam itu ia janjian dengan cem-cemannya WA (31). Yakin situasi aman, keduanya pun menikmati malam minggu yang panjang di sebuah kamar Wisma di Jln Pramuka, Banjarmasin Timur.Saking asyiknya, keduanya tidak sadar, sejumlah aparat kepolisian dari Polsekta Banjarmasin Timur sudah ada di depan pintu. Tiba-tiba saja, tok...tok...tok. Kaget, tapi tidak bisa lari ke mana-mana, OK dan WA terjaring razia, karena tidak bisa menunjukkan identitas sebagai pasangan yang sah."Aduh, jangan dimasukkan ke koran nama saya ya, saya malu," ujar WA membujuk wartawan koran ini.Rupanya, setelah terjaring razia, baru WA ingat akan status. Ia adalah seorang honorer di Dinas Pendidikan Hulu Sungai Selatan. Sedangkan pasangannya OK ternyata PNS di Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.Selain OK dan WA, masih di Wisma yang sama, polisi juga mendapati honorer Provinsi berinisial CM (20) bersama ceweknya RM (19). Juga Al (28) yang ngamar dengan mahasiswi perguruan swasta di Banjarmasin RA (20). Semuanya tidak dapat menunjukkan identitas sebagai pasangan resmi.Dari wisma di Jln Pramuka, aparat bergerak ke hotel melati di Jalan A Yani Km 5,5 di sini ada dua pasangan ilegal. Sedangkan di hotel Jln Pramuka tembus terminal induk Km 6 didapati tiga pasangan.Semua pasangan ini digiring ke Polsekta Banjarmasin Timur untuk diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulanginya lagi.Kapolsek Banjarmasi Timur Kompol Andri Koko Prabowo malalui Kanit Reskrim Ipda Nur Rochim mengatakan, razia ditempat hotel-hotel jenis melati ini dilakukan bertujuan untuk mengantisipasi adanya pelaku tindak pidana ringan, membawa lari anak dibawah umur, pesta narkoba, persembunyian kriminal, judi dan praktek trafiking. “Semua pasangan kami giring ke Polsekta Banjarmasin Timur untuk membuat pernyataan dan pembinaan agar tidak mengulanginya lagi. Setelah itu pagi harinya baru kami pulangkan,” ujarnya. (mr-118/yn/bin) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.