Rabu, 21 Desember 2011 Pajak Alat Berat Dominasi PAD UPPD Batulicin BATULICIN – Keberadaan Undang-Undang Pajak Alat Berat, menjadikan tantangan tersendiri petugas UPPD Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu dalam penagihan. Berkat keuletan dan koordinasi yang baik dengan pihak perusahaan, mereka mampu meningkatkan PAD pajak alat berat secara maksimal. Realisasi PKB pada UPPD Batulicin sampai Bulan Nopember 2011 mencapai 21.555.178.455 (103,63 persen), BBNKB 52.276.325.575 (105,77 persen) dan PAP 107.479.690 (88,690 persen). Kontribusi dari penerimaan pajak alat berat tahun 2010 PKB dan BBNKB sekitar 68 unit sekitar 300 juta-an, sedangkan 2011 PKB capai Rp3.108.606.300, BBNKB sekitar Rp10.734.980.025 dari tujuh perusahaan besar beroperasi di wilayah Tanah Bumbu. “Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas kerjasama terjalin. Perusahaan belum menyerahkan berkas kepemilikan alat berat, agar segera melengkapi untuk di data pajaknya. Kedepan, pendapatan akan membentuk tim khusus penagihan pajak alat berat, karena sebagian besar kontribusi disumbangkan oleh pajak alat berat di Batulicin” ujar Kepala UPPD Batulicin Drs H Riduan Syahrani. Lebih jauh dikatakan, upaya dilakukan dalam menagih pajak alat berat disambut baik oleh para pangusaha tambang dan perkebunan. Hal itu tidak lepas dari dukungan serta kinerja petugas di lapangan meningkatkan PAD. Rata-rata kendaraan roda dua baru setiap bulannya sekitar 1.500-1.600 buah, sedang kendaraan roda empat berkisar 100 buah. Ini dipengaruhi globalisasi ekonomi masyarakat semakin meningkat Menariknya, Kantor UPPD Batulicin selalu menyediakan snack dan air mineral bagi setiap wajib pajak yang datang, demi memberi kenyamanan dan kemudahan mengurus langsung kewajibannya. “Tentu kesadaran masyarakat akan kewajiban harus dibarengi inovasi unggulan dalam pelayanan prima kepada wajib pajak. Kami ingin adanya samsat keliling, mampu menjangkau wilayah-wilayah tertentu untuk lebih memudahkan masyarakat,” tukasnya. Cahyono, salah seorang wajib pajak di kantor Samsat Batulicin mengatakan, mengurus pajak kendaraan bermotor sangatlah mudah. Setiap tahun dia selalu rutin bayar pajak kendaraan bermotornya berjumlah tiga buah. “Sampai saat ini saya belum pernah telat bayar, apalagi sampai kena denda,” ujar dia. Padahal jarak tempuh tempat tinggalnya ke Kantor Samsat memerlukan waktu satu jam lebih jalur darat tapi tidak menyurutkan niatnya mentaati kewajiban bayar pajak kendaraan bermotor. (lai/*/day) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.