Rabu, 14 Desember 2011 Pakai Godam Bersihkan Beton BANJARMASIN – Pedagang Kaki Lima (PKL) atap biru yang berjualan di sepanjang Pasar Baru dan Harum Manis memang sudah membongkar lapaknya masing-masing. Namun demikian, tetap saja tim mobilisasi yang dibentuk oleh Dinas Pasar Kota Banjarmasin turun untuk langsung membersihkan sisa puing. Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, serta Dinas Pasar terpaksa harus turun dikarenakan di beberapa bagian kios yang permanen masih berdiri. Meski isinya sudah dikosongkan, dan sebagian dari kios tersebut sudah dibongkar, masih banyak beton yang belum hancur. Padahal kawasan tersebut harus sudah bersih tanpa ada sisa. Dari Pantauan Radar Banjarmasin, kemarin (13/12) pagi. Dipimpin langsung Kepala Dinas Pasar Banjarmasin Hermansyah dan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Banjarmasin Noormansyah, tim gabungan ini mulai membersihkan dengan sisa kios dengan godam dan palu. Tak hanya itu, sampah yang berserakan dari bekas PKL atap biru juga menumpuk. Bahkan Dinas Kebersihan dan Pertamanan harus turun dengan dua buah truk sampah. Sampah-sampah yang menumpuk ini pun diangkut dan langsung dibuang di TPA Basirih. Kepala Dinas Pasar Hermansyah mengungkapkan, rencanananya pembersihan akan digelar hingga beberapa hari kedepan. “Kegiatan ini dilakukan membersihkan sisa-sisa puing bangunan para PKL atap biru,” ujarnya kemarin. Sesudah dilakukan pembersihan oleh tim gabungan, akan disambung dengan penataan oleh dinas-dinas terkait. Seperti kebersihan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan, perbaikan drainase oleh Dinas Sungai dan Drainase, serta Dinas Perhubungan untuk penataan parkir roda dua maupun roda empat. “Diharapkan nantinya, Pasar Baru dan Harum Manis ini akan semakin bagus. Dan tak hanya itu, Dinas Pasar sendiri juga akan melakukan penataan dan peremajaan di kawasan ini,” tambahnya. (mr-115) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.