Kamis, 8 Desember 2011 PDRB 2012 Ditarget Capai Rp2,4 T APBD Diharapkan Selesai Sebelum 31 Desember BARABAI - Bupati HST H Harun Nurasid menyampaikan Pidato penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2012 di depan Rapat Paripurna DPRD HST, Rabu (7/12) pukul 10.00 Wita.Bupati HST H Harun Nurasid dalam sambutannya mengharapakan, pada sisi ekonomi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) akan mampu Mencapai lebih dari Rp 2,4 triliun dengan PDRB per kapita mencapai Rp 10,5 Juta. Sementara ekonomi diharapkan mengalami pertumbuhan minimal 6 persen dengan asumsi inflasi berada pada kisaran di bawah 10 persen"Kebijakan umum pendapatan tahun 2012 diproyeksikan mencapai Rp 622,8 miliar naik 4,82 persen dari target APBD perubahan tahun 2011, kenaikan proyeksi pendapatan khususnya terjadi dari pos PAD dan dana perimbangan, sedangkan dari pos lain-lain, pendapatan yang sah mengalami penurunan," katanya.Dari Jumlah pendapatan daerah sebesar Rp 622,8 miliar tersebut, terdiri dari proporsi pendapatan daerah baru sebesar 5,93 persen, dana perimbangan dengan proporsi 81,19 persen dari proyeksi pendapatan daerah. Adapun pos lain-lain pendapatan yang sah, diproyeksikan turun sebesar 32,06 persen atau cuma Rp 83,06 miliar.Melihat kondisi keuangan, dikatakannya kebijakan umum belanja daerah diproyeksikan maksimal hanya sebesar Rp 678,08 miliar. Penggunaan dana tersebut untuk belanja tidak langsung sebesar RP 404,77 miliar atau naik 9,44 persen atau mencapai 59,69 persen dari total belanja. Penganggarannya antara lain untuk kenaikan gaji pokok PNS dan tambahan tunjangan profesi guru yang sudah bersertifikasi dan tunjangan fungsional guru.Ditambahkannya sisi kebijakan pembiayaan daerah dengan melihat pendapatan daerah dan belanja daerah terjadi defisit anggaran sebesar Rp 55,28 miliar atau mencapai 8,15 persen dari total belanja daerah. Proyeksi penerimaan pembiayaan daerah diperkirakan sebesar Rp 55,8 miliar yang berasal dari SiLPA tahun anggaran sebelumnya Rp 55,2 miliar dan penerimaan piutang daerah sebesar Rp 600 juta, dalam rangka menutup defisit belanja tersebut.Dalam kesempatan itu H Harun Nurasid mengakui bahwa penyampaian KUA dan PPAS meleset dari jadwal ideal karena sudah memasuki bulan Desember.“Menjadi harapan bersama kiranya Jajaran eksekutif bersama DPRD HST dapat melakukan percepatan proses APBD 2012, semua dalam rangka memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan rakyat,” katanya.Gayung bersambut, harapan yang dilontarkan H Harun Nurasid tersebut ditanggapi senada oleh DPRD HST melalui ketuanya H Gusti Rosyadi Elmi, Lc juga mengharapkan agar pembahasan APBD 2012 dapat selesai sebelum 31 Desember 2011. “Semua agar pembangunan dan pelaksanaan kegiatan program berjalan lebih baik dan bermanfaat bagi rakyat,” ujar Rosyadi yang mengakui.Rosyadi menandaskan bahwa pembahasan APBD akan diusahakan cepat diselesaikan sesuai prinsip dan aturan serta tidak ada permasalahan krusial yang dapat berimplikasi hukum.(adv/humashst/amt) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.