Minggu, 27 November 2011 Pertahankan Seni, Tari Banjar dan Korea di-Mix BANJARBARU – Dari delapan peserta yang tampil pada gelaran Dance Cover Korea Pop (Kpop) Competition di Taman Van Der Pijl, Minggu (27/11) kemarin, ada satu grup dance yang berani tampik beda. Kendati tema dance ini menjurus pada lagu-lagu korea, namun XYZ (Exist) tampil dengan diiringi musik Banjar.Saat pembukaan dance, lagu khas Banjar tari balatik karya Drs Heriyadi sanggar tari perpekindo Kalsel menggema di hadapan ratusan penonton yang berdiri di pinggir Taman Van Der Pijl. Penonton awalnya bingung, karena tema kali ini khusus untuk Kpop, sementara lima personil itu tampak berpakaian tari adat dengan selendang yang diikat di pinggang.Beberapa menit disajikan seni tari Banjar, suasana dance Kpop pun mulai terlihat ketika selendang dilempar kesana-kemari dan nyanyian berbahasa korea pun terdengar.Salah satu personil XYZ, Yina mengatakan, ingin terus mempopulerkan seni dan budaya Banjar yang kini mulai tergerus oleh perkembangan zaman. Itulah alasan Yina dkk nge-mix musik korea dengan musik Banjar. ”Kami sengaja menampilkan tarian Banjar klasik di awal-awal, supaya penonton ingat dengan seni dan budaya Banjar itu sendiri,” ucap salah satu karyawan dealer di Banjarmasin itu.Awalnya kaya Yina mendapatkan ide mencampur musik dan tarian Banjar, karena mereka ingin tampil beda dengan yang lain. “Kalau Kpop saja kan udah biasanya. Biar ada nuansa Banjar-nya kita campur aja dengan musik dan tarian Banjar,” ucapnya.Gelaran lomba dance itu merupakan rangkaian acara dari HUT Himpunan Mahasiswa Ilmu Komputer Fmipa Unlam yang kelima. Menurut Ketua Pelaksana HUT Himakom Irfan Amarabitakwa, ada delapan peserta mengikuti lomba dance yang juga didukung penuh Radar Banjarmasin itu.“Delapan peserta ini semuanya berasal dari Kalsel. Kami menyelenggarakan acara ini, supaya kreatifitas generasi muda untuk terus berkarya semakin meningkat, maka kami sengaja membolehkan untuk me-mix musim sekreatif mungkin,” ucapnya. Acara puncak HUT Himakom kelima sendiri digelar malam kemarin. Seperti biasanya, acara puncak didominasi dengan agenda keluarga besar Himakom. Baik mahasiswa maupun alumni disuruh berpakaian semenarik mungkin, sehingga mendapatkan penghargaan kostum dan pasangan terbaik. (mat/ay/abj) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.