Rabu, 7 Desember 2011 PKL Atap Biru Tolak Lokasi Baru BANJARMASIN – Rencana relokasi dan pengosongan lapak pedagang kaki lima (PKL) Pasar Baru dan Harum Manis masih belum berjalan. Hingga kemarin para pedagang belum membongkar lapaknya. Mereka enggan pindah ke tempat yang disediakan di Pasar Malabar. Dari pantauan Radar Banjarmasin kemarin (6/12) siang, hampir semua pedagang masih membuka lapaknya dan berjualan seperti biasa. Padahal Dinas Pasar sudah melayangkan surat untuk meminta pedagang membongkar lapaknya mulai Minggu (4/12) tadi. Ketua Paguyuban Pedagang Atap Biru Misran mengungkapkan, banyak para pedagang yang tidak mau pindah ke Pasar Malabar. Penyebabnya, petak di lokasi baru yang disediakan ukurannya tak lebih dari 1 x 1 meter. Petak-petak tersebut hanya dipisah dengan garis cat berwarna putih. “Lokasinya tidak layak. Kami tidak akan berjualan di situ,” ujar Misran saat ditemui di Pasar Baru kemarin. Misran yang ditemani beberapa pedagang mengaku kecewa dengan lokasi pindahan sementara PKL atap biru tersebut. “Semua pedagang sudah sepakat untuk tidak pindah ke Pasar Malabar. Berjualan apa ukurannya hanya 1 x 1 meter. Bahkan, untuk penyepuh emas saja sudah tidak muat, apalagi yang berjualan karpet,” tegasnya. Para pedagang mengambil keputusan untuk tidak berjualan sementara hingga janji pemko untuk mendirikan kios dilaksanakan. “Lebih baik kami tidak berjualan atau ikut Pasar Tungging yang pindah-pindah daripada berjualan di tempat seperti itu,” cetusnya. Tak hanya di Pasar Malabar, Misran juga menyoroti lokasi dua pasar yang lain, yakni Pasar Tungging dan Pasar Buah. “Baik di Pasar Buah maupun Pasar Tungging, kami disediakan letaknya di paling belakang. Akhirnya semua pedagang pun sepakat tidak mau pindah,” imbuhnya. Misran mengungkapkan, Walikota Banjarmasin Muhidin pernah berjanji akan membangunkan kembali kios-kios atap biru di sepanjang Pasar Baru dan Harum Manis. “Pemko berjanji akan membangun kembali atap biru ini. Katanya akan ditata lagi dan dibuat rapi, meski bukan permanen. Tapi melihat lokasi yang disediakan, lebih baik kami menunggu kios baru saja,” tambahnya. Misran mengatakan, sebanyak 262 PKL yang direlokasi akan mulai melakukan pembongkaran pada Kamis (8/12) mendatang. Sehingga pada Senin (12/12) pekan depan jalan di Pasar Baru sampai Harum Manis sudah bersih. “Jadi kami akan mulai membongkar hari Kamis sampai Minggu depan,” tandasnya.Sementara itu, Walikota Banjarmasin Muhidin akan bertemu langsung dengan pedagang atap biru besok (8/12). Pertemuan ini selain untuk memantau pembongkaran, juga sekaligus untuk mendengar aspirasi pedagang. “Kamis nanti saya akan bertemu pedagang, nanti akan didengar apa keluhan dari mereka,” ujarnya saat ditemui di sela-sela peluncuran mobil e-KTP kemarin. Kenapa hanya ukuran 1 x 1 meter yang disediakan, Ketua DPW PAN Kalsel ini mengungkapkan bahwa di Pasar Malabar itu hanya bersifat sementara. “Di Malabar itu hanya sementara saja, kalau mau berdagang terserah, tapi kalau tidak mau berjualan tidak apa-apa,” tegasnya. Yang penting, lanjut Muhidin, sepanjang Pasar Baru dan Harum Manis tersebut akan ditata dan dibangun lagi untuk PKL atap biru. “Jadi nanti akan dibangun dan ditata lagi agar rapi,” tandasnya. (mr-115) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.