Jumat, 16 Desember 2011 Polda Usut Kasus Buku Tanbu Pengadaan 2011 Senilai Rp3,5 Miliar BANJARMASIN – Kasus korupsi pengadaan buku, ternyata tidak hanya menjerat pejabat Dinas Pendidikan dan pengusaha di Kabupaten Tabalong. Di Kabupaten Tanah Bumbu, pejabat Disdik juga mulai diperiksa dalam kasus serupa. Bedanya jika di Tanjung ditangani oleh kejaksaan Tanjung, sementara di Tanbu penyelidikan kasus ini ditangani oleh Polda Kalsel.Kasat Tipikor Ditkrimsus Polda Kalsel, AKBP Didik Sudaryanto SH MH membenarkan pihaknya sedang melakukan penyelidikan (lidik) terkait dugaan tindak pindana korupsi tentang pengadaan buku untuk tahun ajaran 2011. “Saat ini kami masih mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait lelang pengadaan buku di Disdik Tanbu,” ujarnya, ketika dihubungi melalui hape, kemarin (16/12). Diungkapkannya, pihaknya juga saat ini sedang mengumpulkan bahan dan keterangan dengan memanggil saksi-saksi yang mengetahui tentang pengadaan buku tersebut. “Kami sudah memanggil dan memeriksa pejabat di Disdik Tanbu termasuk kepala bidang,” bebernya. Didik menuturkan, pihaknya juga sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap Kepada Kepala Dinas Tanbu, agar berhadir ke Polda Kalsel untuk diminta klarifikasi terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan buku. “Tapi sayangnya, yang bersangkutan tidak bisa hadir dengan alasan ada kesibukan,” katanya. Rencananya minggu depan, lanjut Didik, pihaknya akan kembali memanggil Kadisdik Tanbu ke Polda Kalsel untuk dimintai keterangan. “Kasus dugaan ini masih dalam penyelidikan bukan penyidikan (sidik). Oleh sebab itu akan kami klarifikasi dulu,” ucapnya. Dijelaskannya, penyelidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Disdik Tanbu ini dilakukan jajaran Polda Kalsel berawal dari informasi masyarakat. “Saat ini kami belum bisa memastikan apakah dugaan korupsi pengadaan buku di Disdik Tanbu tersebut menggunakan dana APBN, APBD, DAK, atau BOS buku. Makanya akan kita dalami,” tegasnya.Sementara itu, seperti diberitakan Radar Banjarmasin kemarin, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Tanah Bumbu Drs M Idjra’I membenarkan jika memang ada pemanggilan dari Polda Kalsel terkait proses lelang pengadaan buku yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2011. Dananya sebesar Rp3,5 miliar. Namun karena pada saat pemanggilan tersebut dia masih menjalani cuti haji, akhirnya diwakilkan oleh Kasubag Perencanaan Alfian dan Kabid Dikdas Nurjali. Pemanggilan sendiri tertanggal 5 Desember 2011. Disdikpora sendiri, kata dia, menyerahkan sepenuhnya proses lelang tersebut kepada Unit Layanan Pengadaan (ULP) Tanah Bumbu.“Memang ada surat pernyataan dari dinas, tapi proses lelang sepenuhnya ada di ULP. Yang jelas semua persyaratan yang berasal dari dinas sudah sesuai dengan prosedur,” ujarnya. Diakuinya, pada waktu proses lelang tersebut, dia masih menjabat sebagai sekretaris dinas (kepala dinasnya masih Drs M Amin). Sedangkan di waktu pengumuman lelang dirinya memang sudah menjadi kepala dinas, namun saat itu sedang menjalankan ibadah haji.“Saya tahunya waktu lelang saja sehingga proses selanjutnya tidak tahu karena sedang berhaji,” jelasnya. (hni/kry) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.