Selasa, 29 November 2011 Premium Mulai Langka •Di Satui Harganya Mencapai Rp12 Ribu•Ditengah Kota, Dekat SPBU Harganya Rp10 RibuBATULICIN - Dalam beberapa hari terakhir ini, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium sudah mulai langka. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sudah sering tutup. Kalaupun buka, hanya melayani pembeli sampai siang saja. Pedagang eceran yang biasanya menjamur, sudah banyak yang tidak melayani pembeli lagi. Antrean premium di SPBU Plajau dan Simpang Tiga Pelabuhan Ferry Batulicin mengular hingga beberapa meter.Akibat kelangkaan BBM jenis premium ini, mengakibatkan harganya sudah melambung tinggi. Di Kecamatan Satui, pedagang eceran menjual premium dengan harga yang sangat tinggi, yakni sebesar Rp12 ribu per liternya. “Harga eceran premium di Kecamatan Satui sudah mencapai Rp12 ribu perliternya. Baru kemarin saya membeli minyaknya,” ujar salah satu pegawai Pemkab Tanbu kepada Radar Banjarmasin, kemarin.Sementara itu, di Kecamatan Kusan Hilir, rata-rata pedagang eceran menjual premium dengan harga Rp8000 per liternya. Pedagang mengaku mendapatkan minyak dari para pelangsir.“Sekarang premium sudah sangat sulit didapat. Inipun saya harus membeli dari pelangsir yang menjual dengan harga Rp6500 perliternya,” ujar Amir, salah satu pedagang di Jalan Provinsi Desa Mudalang Kecamatan Kusan Hilir.Amir mengaku, meski harganya mahal namun jualannya sangat laku. Dalam satu hari minyak yang dijualnya bisa mencapai 100 liter. “Saya cuma mendapat untung Rp500 perliternya,” ujar Amir.Sementara itu, harga premium eceran di Kecamatan Batulicin dan Kecamatan Simpang Empat, sudah mencapai Rp10 ribu. Ironisnya, pedagang yang menjual harga segitu berada di dekat SPBU.Salah satu staf Pemkab Tanbu yang membeli premium eceran sangat terkejut dengan harga satu liternya. “Saya kira harganya cuma Rp7000 saja, ternyata sudah mencapai Rp10 ribu. Saya tanyakan kenapa mahal sekali, penjualnya malah marah,” ujarnya. (kry/ay/ram) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.