Kamis, 22 Desember 2011 Prihatin Menjelang Hari Ibu Menjelang peringatan hari ibu 22 Desember, kaum perempuan di Indonesia justru sedang prihatin dengan kasus-kasus pelecehan dan perkosaan yang terjadi di tempat umum. Padahal, di saat yang sama, kondisi kehidupan menuntut mereka untuk bekerja, sejak pagi buta, atau sampai malam tiba. Selebriti yang juga anggota Komisi VIII, Inggrid Kansil mengakui kondisi tersebut. "Sampai hari ini pun saya merasa perempuan masih terancam kapan pun dan dimana pun perempuan berada. Saya berharap aparat kepolisian bisa memberikan perlindungan dan rasa aman bagi perempuan dan anak yang kerap menjadi menjadi kelompok terlemah," kata Inggrid di Jakarta, Rabu (21/12).Inggrid menjelaskan kasus pemerkosaan terjadi hampir setiap hari. Kata dia, data kepolisian hingga September 2011 telah terjadi 40 kasus pemerkosaan di Jakarta. Sementara di Gresik, Jawa timur pun menurut rilis P2TP2A ada 21 kasus pemerkosaan."Yang terbaru, kasus terbaru di Angkot M-26 yang menimpa seorang perempuan penjual sayur, karena kondisi kehidupan menuntutnya bekerja di pagi buta, membuat korban mengalami pemerkosaan di transportasi di Jakarta," katanya.Karenanya, Inggrid mendesak agar transportasi di Indonesia segerai diperbaiki. Selain itu kata dia, untuk memberikan efek jera, pemerkosa disanksi sosial. "Jika perlu sanksi pidana dan sanksi sosial. Seperti pelaku di arak keliling kampung sebagai efek jera pelaku pemerkosaan yang semakin brutal di kota-kota besar Indonesia," ucapnya.Lanjut Inggrid, Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember harusnya dijadikan momentum bagi para aparat dan seluruh pihak yang bertanggung jawab untuk memberikan rasa aman dan empati bagi perempuan. "Di peringatan Hari Ibu ini, saya secara tegas mengatakan perempuan wajib mendapatkan perlindungan, dan seluruh pihak bertanggungjawab memberikan rasa aman dan empati bagi para perempuan yang harus beraktivitas di luar rumah," pungkasnya. (awa/jpnn) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.