Rabu, 7 Desember 2011 Raker Panas, Denny Indrayana Diusir JAKARTA - Rapat Kerja (Rapat Kerja) Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Amir Syamsudin serta jajarannya dengan Komisi III DPR RI, Rabu (7/12), di Jakarta, dihujani interupsi. Raker membahas kebijakan Menkumham tentang moratorium remisi terhadap koruptor dan teroris ini berlangsung panas.Anggota Komisi III DPR RI dibuat kesal dengan jawaban mengambang yang disampaikan Amir. Interupsi pun tak terhindarkan. Kebijakan moratorium remisi dianggap bertentangan dengan hukum.Bahkan, dalam Raker itu, Wakil Ketua DPR RI Fraksi Partai Golkar, Aziz Syamsudin, sempat mengusir Wakil Menkumham Denny Indrayana, dari ruang rapat. Aziz terlihat emosi, karena ketika mencecar Amir, Denny berbisik kepada Menkumham. "Saya tidak izinkan Denny Indrayana berbicara. Bila perlu keluar dari ruangan ini," bentak Aziz dengan sorot mata tajam sambil menunjuk ke arah Denny Indrayana. Sontak saja Sekretaris Satgas Mafia Hukum itu terdiam.Tapi, Denny tidak langsung keluar. Ia masih tetap pada posisi semula duduk di sebelah kanan Amir. Aziz melanjutkan pembicaraannya. "Saya tidak setuju Denny yang juga bagian dari Satgas untuk berbicara," ungkap Aziz.Sebelumnya sejumlah politisi sudah mencecar dasar hukum Amir mengeluarkan kebijakan yang kontroversial itu. Rapat pun berlangsung tegang. Aziz Syamsudin meminta Amir menunjukkan SK Menteri yang ditandatanganinya yang membatalkan SK Menkumham sebelumnya, Patrialis Akbar. Namun, Amir tak bisa menunjukkannya. Polemik bertambah panas. Lebih keras lagi Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo. Ketika rapat diusulkan diskors, Bambang malah meminta forum itu distop. "Saya usulkan rapat distop, dan kita nanti gunakan hak interpelasi bertanya kepada presiden, apakah presiden tahu menteri satu ini mengeluarkan kebijakan seperti ini," ungkap Bambang.Ini menyusul jawaban Amir yang meminta agar Pimpinan Komisi III mengizinkan anak buahnya yang lain memberikan penjelasan. Karena, Amir mengaku dia sendiri tak mengerti sepenuhnya permasalahan yang terjadi. Amir saat itu membawa para dirjen di jajaran Kemenkumham. Amir meminta izin agar penjelasan lebih teknis bisa diberikan oleh jajarannya. "Bagaimana mungkin seorang menteri tidak mengerti persoalan," kesal Bambang Soesatyo.Situasi memanas. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul meminta forum untuk tenang. "Hati boleh panas, kepala harus tetap dingin. Saya usulkan rapat untuk diskor," kata Ruhut.Ketua Komisi III DPR RI Benny Kabur Harman, lantas berinisiatif untuk menskor rapat. "Kita lanjutkan pada pukul 19.30," kata Benny.Usai raker, Amir kepada wartawan menegaskan tetap dengan pendiriannya untuk melaksanakan kebijakan itu. Anggota Komisi III DPR RI Ahmad Yani juga menimpali. "Ada hidden agenda Menkumham dan Wamenkumham untuk menjatuhkan presiden dengan mengeluarkan kebijakan ini. Kebijakan ini membuka ruang presiden untuk melanggar peraturan perundang-undangan," kata politisi PPP itu. Sementara itu, Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana menganggap, sikap Wakil Ketua Komisi III DPR yang meminta ia keluar lantaran membisiki bosnya, hanyalah dinamika biasa."Fokus saja kepada semangat korupsi. Setiap menteri melakukan jawaban, tak masalah kemudian wakilnya membisiki agar bisa memberikan penjelasan dengan baik. Ajudan presiden saja boleh membisiki presiden, kalau itu menjadi hal penting. Kalau menteri tak boleh mendapat masukan dari wakilnya aneh. Padahal, agar menteri dapat mendapat jawaban akurat," kata Denny. (boy/jpnn) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.