Minggu, 18 Desember 2011 Rapat Pengprov Hasilkan Deklarasi Jakarta JAKARTA - Pengurus sepak bola Indonesia ternyata sudah kaya-kaya. Belum setahun menghabiskan dana miliaran rupiah untuk menggelar kongres PSSI, kini muncul keinginan untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) alias menjatuhkan pengurus yang terpilih dalam kongres PSSI, Juli lalu. Hal itu terungkap dari dari rapat akbar sepak bola nasional yang digelar Forum pengprov PSSI (FPP) tadi malam.Sesuai absensi daftar hadir, rapat tersebut diikuti oleh 452 anggota PSSI. Jumlah itu melebihi dari 2/3 anggota PSSI yang saat ini jumlahnya sekitar 600 anggota. Dari 33 Pengprov PSSI, tadi malam yang hadir 27 pengprov. Rapat itu menghasilkan deklarasi Jakarta yang diantara isinya adalah tuntutan digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) selambat-lambatnya 30 Maret 2012. Sampai kongres itu digelar, sesuai hasil rapat jalannya roda organisasi PSSI akan dihandle oleh sebuah komite yang diberi nama Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI). Komite ini dipimpin Tony Apriliani. Anggotanya adalah La Nyalla Mattaliti, Roberto Rouw, Erwin Budiawan, Benhur Tomy Mano, M. Farhan, Dody Alex Nurdin, FX Rudy, Sumaryoto, Hardy, dan Beny Dolo. Kondisi ini mirip dengan yang terjadi sebelum kejatuhan kepengurusan Nurdin Halid dulu. Saat itu, kalangan Pengprov dan klub anggota PSSI yang tidak puas dengan kinerja kepengurusan Nurdin Halid dkk membentuk sebuah komite yang diberi nama Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional (KPPN).Dalam press conference setelah rapat, Tony Apriliani menegaskan bahwa PSSI tidak dapat mengelak dari permintaan KLB yang disuarakan anggotanya. "Mau tidak mau suka tidak suka PSSI harus jalankan KLB," cetus Tony. "Ini anggota sah yang meminta. Kami punya bukti jika yang datang dalam rapat akbar ini adalah anggota sah PSSI. Bukan abal-abal," sambungnya. Anggota Exco PSSI yang juga anggota KPSI La Nyalla Mattaliti mengungkapkan, sesusai kesepakatan rapat memberi waktu kepada PSSI sampai 23 Desember untuk melakukan vefifikasi terhadap keabsahan peserta rapat tadi malam. "Kami jamin yang datang ke rapat akbar adalah anggota sah PSSI. Kita sudah siapkan ini dengan matang," kata Nyalla. Siang ini KPSI dan sebagian perwakilan anggota PSSI akan menyerahkan hasil rapat ke kantor PSSI. Selain itu juga akan dikirimkan ke AFC dan FIFA. Rapat dimulai pukul 19.30 di Ballroom Pullman Hotel Jakarta Barat. Exco PSSI yang tampak hadir adalah La Nyalla Mattaliti, Tony Aprilliani, Erwin Budiawan, dan Roberto Rouw. Rapat akbar yang dibuka dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya itu menjadi ajang menghujat kepengurusan PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin yang dianggap gagal menjalankan amanat pemilik suara dan stake holder sepak bola tanah air. "Rapat akbar di hotel mewah ini berakhir pada pukul 21.30 WIB. (ali/ko) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.