Rabu, 7 Desember 2011 Rudy Desak Dua Menteri Molornya PLTU Asam-Asam sebenarnya menimbulkan kekhawatiran. Berdasarkan penjelasan PLN, kondisi Unit 1 saat ini sudah saatnya memasuki masa overhaul. “Kalau sampai kerusakan terjadi pada Unit 1 bisa jadi masa overhaulnya lebih panjang tentu ini akan mengurangi daya listrik dari Asam-Asam saat ini yang tersedia 2 kali 65 megawatt. Jika Unit 3 dengan daya 65 megawatt masuk maka perhitungannya akan tetap sama karena Unit 1 harus istirahat. Kalau Unit 3 molor terus dan Unit 1 dalam perawatan pasti daya yang tersedia akan minus, listrik Kalsel byar pet lagi,” kata Hadi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/12).Karena itu, Gubernur Kalsel Rudy Ariffin pun mendesak kembali menyoroti molornya pengerjaan kedua unit ini. Rudy pun kembali mengirimkan surat ke tiga instansi di Jakarta yakni Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan PLN.“Jangan hanya kita yang semangat saja, tetapi dari juga dari kementerian bisa memonitoring. Kalau ada keterlambatan yang secara teknis yang harus dikenakan penalti oleh ESDM tentu harus dilakukan. Bahan sudah kita sampaikan ke beliau (gubernur, Red) untuk membuat surat ke menteri,” tegasnya.Terpisah, Rudy Ariffin tak menampik pihaknya sudah mengirim surat ke Jakarta. Jika surat tersebut tak juga ditanggapi, Rudy mengaku bakal datang sendiri ke Jakarta untuk bertemu dengan jajaran Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, dan PLN.“Sudah saya tandatangani suratnya 2 hari lalu dan sudah dikirim. Pada hakikatnya kami ingin pengerjaan PLTU Asam-Asam bisa dipercepat. Kita laporkan ke menteri BUMN, ESDM dengan tembusan ke PLN. Sudah mau finishing kok masih lambat-lambat saja ada apa ini, kalau masih lambat juga kami akan konsultasi langsung dengan menteri BUMN dan jajaran ESDM, seperti apa ini. Apa karena ketidakmampuan manajemen PLN Kalselteng?” tukasnya. Soal kekhawatiran akan terjadi byar pet lagi, seiring dengan molornya PLTU Unit 3 dan 4, Humas PLN Kalselteng Cahyono kepada Radar Banjarmasin mengatakan, sementara ini PLN Kalselteng sudah bersikap waspada. PLTD yang menghasilkan daya 20 MW bakal disewa di Banjarmasin. “Saat ini memang antara beban puncak dan daya yang tersedia pas-pasan. Setelah ditambah dengan PLTD tadi daya akan bertambah,” ucapnya. (tas/ard/mat/al/bin) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.