Minggu, 27 November 2011 Rusbandi Pilih Tidur di Tanah Bukan Tergugat Tetap Dieksekusi BANJARBARU – Rumah Rusbandi sudah rata dengan tanah setelah dieksekusi Pengadilan Negeri (PN) Banjarbaru Kamis (24/11) tadi. Namun hingga Minggu (27/11) kemarin, Rusbandi se-keluarga masih tetap tinggal dan tidur di sana.Ditemui wartawan koran ini di lokasi, Rusbandi beserta seluruh keluarganya tampak sehat. Mereka makan nasi kuning yang dibungkus kertas di bawah tenda TNI AU yang tengah bertugas menjaga lokasi.Walau disiapkan tenda, Rusbandi menolak bantuan tersebut. Ia memilih tidur di tanah yang hanya beratap plastik tanpa dinding. Bahkan, karung tanah keras dijadikan bantal untuk mereka tidur. Aksi Rusbandi itu juga dilakukan istri dan bundanya, Zainah.Sementara untuk membersihkan diri, mereka meminjam kamar mandi kepada kerabat dekat yang rumahnya di dekat Kompleks Sidomulyo. Rusbandi mengatakan, akan tidur seperti itu hingga sidang gugatan perlawanannya di PN Banjarbaru digelar pada Rabu (30/11) nanti. Sampai hari itu ungkapnya, ia beserta keluarga akan tetap tinggal, tidur dan makan di depan rumah yang sudah hancur tersebut.“Sampai sidang baru pindah. Itu juga kalau dapat sewaan rumah,” ucap Rusbandi kepada Radar Banjarmasin pagi kemarin.Sementara ini ungkapnya, belum ada kepikiran untuk mencari rumah di Banjarbaru. Rencananya kata Rusbandi, setelah sidang ia beserta keluarga bakal pindah ke luar kota. “Bukan untuk berdiam, namun untuk mencari keadilan,” katanya. (mat) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.