Senin, 19 Desember 2011 Sandy Gentar Nama Besar PEKANBARU - Rasa percaya diri yang sempat melekat pada Willem Federick Kaunang sehari sebelum bertanding ternyata luntur ketika bertarung di atas matras melawan Nabil taekwondoin asal DKI Jakarta pada hari terakhir pelaksanaan Pra PON taekwondo 2011 Pekanbaru, Riau, kemarin (18/12). Setelah bertanding selama tiga kali dua menit di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Sandy—panggilan akrab Willem Federick Kaunang—harus mengakui peraih medali perunggu SEA Games XXVI Jakarta - Palembang 2011 dengan skor 3-12. Penampilan Sandy di atas matras terlihat sangat tidak maksimal. Kurang berani melepaskan tendangan-tendangan. Padahal Sandy mempunyai peluang yang jika dimanfaatkan dengan baik akan berbuah angka. Sandy lebih banyak menunggu dan menunggu yang sering menguntungkan lawan. Buktinya lawan mendapat tambahan poin sebanyak tiga kali lantaran Sandy sering keluar arena pertandingan untuk menghindari serangan Nabil. Sandy mengakui penampilan jeleknya. "Aku tadi gentar duluan dengan nama besarnya. Selain itu aku juga pernah tanding dengan Nabil waktu pelatnas. Malah tadi aku kira enggak bisa sampai tiga ronde. Tapi, untung masih bisa memberikan perlawanan," ucapnya kala ditemui Radar Banjarmasin usai pertandingan di Gelanggang Remaja Pekanbaru, kemarin.Sebenarnya Sandy sempat mengatasi rasa gentar itu ketika pertandingan memasuki ronde kedua. Sayang, rasa percaya diri terlambat. Pasalnya permainan Nabil di atas matras sudah semakin menjadi dan tak terbendung. Alhasil hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan berbunyi, Sandy kalah dari Nabil. Kekalahan yang dialami Sandy membuatnya gagal membawa pulang tiket lolos PON XVIII Riau 2012. Sebab, syarat tampil pada pesta olahraga terakbar empat tahunan di Indonesia itu harus masuk delapan besar. Sedangkan Sandy sudah kalah di babak penyisihan pertama. Dengan demikian total wakil Kalsel yang gagal tampil di PON tahun depan berjumlah enam orang. Sedangkan yang lolos PON sebanyak tiga orang.(arh/mf/dye) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.