Selasa, 29 November 2011 Seminar Ilmiah Diabetes Mellitus PANITIA pelaksana dies natalis V RSIA Mutiara Bunda Martapura, besok (1/12) bakal mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan. Antara lain bakti sosial seperti sunatan massal dan donor darah. Kemudian ziarah ke makam pendiri rumah sakit khusus dengan klasifikasi C ini, yakni almarhum dr Muchlisch. Juga mengadakan kegiatan lomba-lomba untuk para karyawan.Lebih menambah wawasan ilmiah insan kesehatan, rumah sakit memiliki poliklinik spesialis kebidanan dan kandungan itu menyelenggarakan seminar ilmiah atau symposium, tertanggal 10 Desember 2011. Tema diangkat berkenaan rangkaian ulang tahun kelima rumah sakit dengan pelayanan laboratorium klinik dan apotik 24 jam, ialahTinjauan Multidisiplin Diabetes Mellitus.Ketua Panitia Pelaksana dr Rizky Taufan Firdaus mengumumkan, tempat pelaksanaan simposium di Guest House Ruang Melati Hotel Ratu Elok Banjarbaru, yang jaraknya tidak begitu jauh dari bundaran simpang empat. “Simposium ini memperkaya pengetahuan rekan-rekan tenaga kesehatan. Sengaja tema dipilih diabetes mellitus, sebab biasa disebut penyakit gula darah atau kencing manis ini sebenarnya bukan saja bisa diidap orang dewasa. Anak-anak dan perempuan hamil juga berpotensi menderita penyakit itu,” kata dr Rizky, yang juga Kabag Pelayanan dan Penunjang Medik RSIA Mutiara Bunda.Seminar ilmiah atau simposium dikhususkan bagi tenaga kesehatan dan masyarakat peduli kesehatan atau pemerhati penyakit diabetes mellitus/gula darah/kencing manis. Pendaftaran dapat disampaikan ke Bagian Administrasi RSIA Mutiara Bunda Jl Taisir Nomor 2 RT 4/05 Kelurahan Jawa Kecamatan Martapura, Telpon 0511-4721901. Bagaimana mekanisme? Biaya administrasi dan pendaftaran, dokter spesialis sebesar Rp 250 ribu, dokter umum Rp 150 ribu, mahasiswa/paramedis/bidan hanya Rp 75 ribu. Pendaftaran dilakukan secara tunai di sekretariat panitia atau transfer melalui Rekening BNI atas nama dr Danny Indrawardhana. Nomor Rekening 0224501480. Bukti transfer agar dikirim ke sekretariat, karena dianggap sah jika panitia telah menerima bukti transfer atau uang tunai yang disertakan pada formulir pendaftaran. “Biaya pendaftaran tidak dapat dikembalikan dan peserta dibatasi seratus orang,” kata dr Rizky. Informasi lebih lanjut, bisa datang ke lokasi pendaftaran di RSIA Mutiara Bunda yang pintu masuk terletak dekat traffic light persimpangan Jl Sekumpul Martapura. Samping kiri kantor Kejaksaan Negeri Martapura. Kontak person dr Rikzy Hp 082154000307 dan Rudi Hartono SKed 0511-7767990. (day/*) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.