Kamis, 15 Desember 2011 Setahun, BPN Tahan Sertifikat Warga Sirajuddin: Menunggu Warga Serahkan SKT Asli MARTAPURA – Setahun lewat masyarakat Desa Babirik Kecamatan Beruntung Baru menanti janji BPN memberikan sertifikat tanah gratis. Tahun 2010 lalu, Sirajuddin Kasi Pengaturan Penataan Pertanahan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Banjar, telah menjalankan proyek Redistribusi Tanah Objek Land Reform dari Kanwil Kabupaten Banjar. Tujuan proyek tersebut salah satunya adalah memberikan sertifikat tanah gratis kepada warga. Sayangnya, ditunggu sampai sekarang sertifikat tersebut belum juga keluar. Narasumber Radar Banjarmasin, yang juga merupakan warga Babirik mengaku sangat kecewa dengan belum keluarnya sertifikat gratis ini. Hal terebut, katanya, sangat mengganggu para warga yang punya kepentingan. “Kasian warga yang berkepentingan dengan tanahnya, sedang sertifikat belum keluar,” ujarnya masgul. Sementara itu ketika ditemui Radar pada hari Kamis (15/12), Sirajuddin mengatakan kalau sebenarnya sertifikat tersebut sudah selesai namun belum bisa diberikan lantaran warga belum melengkapi persyaratan. “Mereka belum kumpul SKT (Surat Keterangan Tanah) yang asli. Memang sudah ada copy-annya, tapi itu belum bisa. Yang kami perlukan itu SKT yang asli,” ujarnya. Dia juga menambahkan kalau hal tersebut dilakukan guna menghindari adanya kemungkinan warga mempunyai sertifikat ganda. Kalau SKT dari desa tidak diberikan oleh warga, pihak BPN takut kalau-kalau nanti para warga menjual tanah dengan bermodal SKT asli. Sementara Pembakal Babirik, A’an Khunaifi yang ditemui di rumahnya juga membenarkan keterangan warga. Sampai sekarang sertifikat tanah gratis itu belum keluar. Dia sendiri, akunya, sudah bolak-balik ke kantor Kanwil dan kator BPN Kabupaten Banjar untuk memudahkan proses pemberian sertifikat warga tersebut. Padahal jarak antara desa yang berlokasi di perbatasan Kabupaten Tanah Laut ini sangat jauh dari pusat kota Martapura. (mr-119/yn/ram) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.