Selasa, 13 Desember 2011 Tabrak Batu Masjid, Berkat Safa 30 Penumpang Berhasil Diselamatkan KOTABARU – Kecelakaan laut kembali terjadi di Kotabaru, kali ini Perahu Motor (PM) Berkat Safa’at tenggelam akibat menabrak batu karang pada Senin (12/12) dini hari sekitar pukul 02.00 WITA.PM Berkaat Safa’at tersebut berangkat dari pelabuhan Panjang kabupaten Kotabaru sekitar pukul 20.30 WITA, menuju Kecamatan Pamukan Utara. Namun di tengah perjalanannya, perahu motor tersebut tertabrak batu karang di sekitar perairan baras basah, Sekandis. Saat melakukan pelayaran kondisi lautan dan cuaca sangat mendukung. Namun entah karena apa akhirya kapal tersebut menabrak karang.Kapal yang mengangkut sekitar 30 orang penumpang tersebut secara perlahan tenggelam, namun pada waktu bersamaan masih ada pertolongan dari warga sekitar tenggelamnya kapal tersebut. Dengan perahu nelayan, penumpang Berkat Safa’at selanjutnya satu persatu diselamatkan oleh nelayan dan diistirahatkan di kawasan desa Sekandis.Saat mendengar kejadian tersebut, petugas Satpol Air dan beberapa orang anggota SAR langsung menuju lokasi tenggelamnya kapal tersebut, selanjutnya evakuasi penumpang dilanjutkan. Hingga akhirnya dipastikan tidak ada satu penumpang pun yang menjadi korban dalam kecelakaan laut tersebut. "Alhamdulillah, tidak ada satu orang pun korban jiwa dalam kecelakaan tersebut,” ungkap salah satu anggota tim SAR Kotabaru Jaya, mengungkapkan. Anggota Satuan Polisi Perairan (Satpol Air) Kotabaru Rudi Hermanto mengungkapkan sesaat setelah mendengar kejadian itu petugas langsung ke lokasi untuk memberikan pertolongan kepada penumpang kapal.“Tim Satpol Air langsung berangkat ke lokasi kejadian yang dilaporkan, Alhamdulillah pada kejadian tenggelamnya kapal tersebut sama sekali tidak ada korban jiwa, padahal batu karang yang ditabrak kapal itu sangat besar,” katanya.Menurutnya, masyarakat sekitar lokasi kejadian tersebut biasa menyebut dengan sebutan batu masjid, karena ukurannya yang sangat besar dan seukuran masjid.“Saat kejadian tersebut, tidak ada penumpang yang sempat basah karena terendam air laut. Karena proses evakuasi yang dilakukan warga sekitar dan tim berlangsung dengan cepat,” jelasnya. Setelah proses evakuasi penumpang dan beberapa barang selesai dilakukan, akhirnya secara perlahan kapal tersebut tenggelam ke laut.Selanjutnya, para penumpang yang selamat akhirnya memutuskan untuk melanjutkan perjalannya ke tujuan masing-masing, ada yang melanjutkan dengan jalur darat ataupun kembali jalur laut. (ins/yn/bin) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.