Selasa, 29 November 2011 Truk Sampah Tak Bisa Masuk AMD BANJARMASIN – Kawasan Jalan HKSN dan Jalan AMD kini terkesan kumuh dan semrawut. Komplek perumahan yang cukup padat ini menjadi macet bila malam tiba. Penyebabnya, tempat pembuangan sampah yang berada di perempatan Jalan HKSN dan Jalan AMD meluber hingga ke badan jalan. Beberapa pemulung yang mencari barang bekas menambah kesemrawutan, hingga membuat sepeda motor dan mobil kesulitan melintas. Dari pantauan Radar Banjarmasin, sejak siang hari sampah sudah mulai menumpuk. Puncaknya, pada malam hari sampah meluber ke pinggir jalan menganggu pengguna jalan yang lewat. “Sampah yang menumpuk sangat menggangu warga. Biasanya sampahnya baru diambil saat subuh, tetapi masyarakat banyak yang buang sampah pagi hingga malam. Otomatis sampahnya menumpuk terus,” ujar Amat, salah seorang warga AMD. Ia pun tak menyalahkan petugas sampah yang bekerja. Menurutnya, seharusnya dinas terkait menerapkan pengelolaan sampah yang baik. “Sebaiknya petugas harus mengambil sampah itu seperti orang kerja. Ada shiftnya, jadi setiap berapa jam harus diambil, sehingga tidak menumpuk kalau sampai malam,” tegasnya. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin Hamdi mengakui kedua kawasan tersebut volume sampahnya cukup tinggi. “Tetapi kami selalu berupaya untuk mengambil sampah di sana,” ucapnya.Hamdi menambahkan, kondisi Jalan AMD yang kecil membuat truk sampah milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan tidak bisa masuk untuk mengambil sampah. “Truk sampah kami tidak bisa masuk untuk mengambil sampah. Apalagi jalan di kawasan tersebut sangat kecil. Saya hanya menginstruksikan kepada petugas untuk mengambilnya dengan menggunakan Tossa (kendaraan roda tiga) dan membuangnya ke TPS di Jalan Perdagangan. Nanti di sana truk yang besar akan membawa sampah tersebut ke Basirih,” ucapnya. (mr-115) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.