Sabtu, 10 Desember 2011 Uang Tali Asih Veteran Disiapkan BANJARMASIN – Meski sempat mengungkapkan tak akan memberi uang ganti kepada pemilik Hak Guna Bangunan (HGB) di Jalan Veteran yang sudah mati, Walikota Banjarmasin Muhidin meralat dan mengungkapkan adanya upaya pemberian tali asih kepada warga. Namun ia membatasi pemberian tali asih ini hanya untuk warga yang HGB-nya mati dan tidak diperpanjang. Hal ini dilakukan Muhidin untuk membantu warga Veteran yang sudah bertahun-tahun menempati kawasan tersebut. “Meski hanya memiliki surat Hak Guna Bangunan (HGB) yang sudah mati, lahan beserta bangunan warga Jalan Veteran yang dibongkar tetap akan dipertimbangkan untuk diberikan tali asih,” ucap Muhidin di Balaikota, Kamis (8/12). Ia mengungkapkan, pemko tak ingin dinilai arogan atau gegabah dalam membongkar bangunan milik warga tersebut. Sebab, masyarakat sudah menempati rumah dan lahan tersebut selama puluhan tahun. “Semuanya perlu kita pertimbangkan, kasihan juga mereka. Saya ingin memberikan tali asih. Tapi harus persetujuan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dulu. Sehingga di kemudian hari, tidak sampai salah langkah,” ucapnya. Khusus terkait ancaman warga yang akan melakukan gugatan kepada pemko, karena dinilai tidak transparan dalam melakukan proses penilaian dan penetapan ganti rugi yang dilakukan, dirinya berharap, agar warga tidak perlu mengajukan gugatan. “Saya ingin semua berjalan baik. Hingga sekarang masih dicarikan solusinya terlebih dahulu. Bisa saja nanti diberikan tali asih sebagian dari nilai ganti rugi yang ditetapkan,” ujarnya. Sementara itu, dari hasil pertemuan warga dengan tim pengadaan lahan Pemko Banjarmasin, di Aula Kayuh Baimbai, Rabu (7/12), memang direncanakan proses pembayaran ganti rugi oleh tim pengadaan lahan. Proses ini akan dilakukan pada tanggal 26, 27, dan 28 Desember nanti. Setelah dibayarkan, warga pun diberi waktu satu bulan untuk membongkar sendiri bangunan mereka. Namun setelah hal itu dibacakan, sejumlah protes dari warga mewarnai pertemuan tersebut, yang meniilai keputusan tim jauh dari harapan warga. Bahkan, warga mengancam akan melakukan gugatan kepada pemko jika pembebasan atau pembongkaran paksa tetap dilakukan. Sebelumnya, alotnya pembahasan rencana ganti rugi lahan Jalan Veteran Banjarmasin antara tim pengadaan lahan Pemko Banjarmasin dengan warga pemilik lahan, membuat rencana realisasi pembayaran ganti rugi lahan tersebut selalu tertunda. Melalui juru bicara warga Veteran, Arifin Sutino, mereka mengharapkan agar pemko mengacu pada PP No 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintahan Kabupaten/Kota mengenai pertanahan. “Kami warga Jalan Veteran umumnya tidak dapat menerima dan tidak setuju terhadap keputusan dari Panitia Pengadaan Tanah Kota Banjarmasin, dan akan menempuh jalur hukum setelah mendapatkan berita acara atau surat keputusan yang sah tentang bentuk atau besarnya ganti rugi atas tanah menurut hak dan status penguasaannya oleh Panitia Pengadaan Tanah tersebut,” tegas Arifin. (mr-115) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.