Senin, 5 Desember 2011 Warga Sungai Miai Mengeluh Pembebasan Lahan Untuk Pelebaran Jembatan Pangeran BANJARMASIN – Pelebaran jembatan Pangeran terus menuai polemik. Banyak warga Sungai Miai dan Antasan Kecil Barat mengaku masih belum mendengar kepastian dari Pemko Banjarmasin untuk pembebasan lahan mereka. Padahal pembebasan lahan tersebut dijadwalkan sekitar pertengahan Januari 2011 mendatang. Masitah, salah seorang warga Antasan Kecil Barat mengungkapkan, dirinya memang mendengar ada rencana tersebut. Saat itu salah seorang petugas dari Kelurahan datang ke rumah untuk pendataan. Pendataan tersebut untuk pelebaran jembatan Pangeran. Namun hingga kemarin, petugas tersebut tidak ada lagi datang untuk memberitahu. “Ada sebulan lalu datang ke rumah. Katanya pendataan untuk pelebaran jembatan. Tapi sampai wahini (sekarang, red) tak ada lagi datang pemberitahuan. Sampai ikam (kamu, red) datang bertanya masalah jembatan ini,” ujarnya, kemarin. Ibu yang mengaku sudah tinggal 30 tahun di kawasan tersebut mengharapkan agar tanahnya tidak termasuk dalam kawasan yang dibebaskan. Namun Masitah berharap apabila memang benar direlokasi, dirinya mengharapkan agar dana yang diterimanya sesuai dengan kesepakatan. “Kabarnya kan hanya 7 meter saja, kalau sampai itu rumah saya tidak kena. Tapi lewat dari 7 meter pasti kena. Saya mengharapkan tidak mengenai rumah saya, tetapi kalau sampai mengenai juga terpaksa harus keluar. Asal dana yang diberikan sesuai dengan yang saya inginkan,” tambahnya. Masitah pun menceritakan, dirinya tidak memiliki tanah dimanapun selain di Antasan. Apabila di relokasi, maka dirinya pun bingung akan pindah kemana lagi. “Saya ini tidak tahu akan pindah kemana lagi. Rumah tak punya, tanah tak punya, jadi saya berharap agar saya tidak sampai di pindah dari sini,” ujarnya lirih. Sementara itu salah seorang warga Sungai Miai bahkan membantah ada pemberitahuan sebelumnya dari Pemko. “Tidak ada pemberitahuan, bahkan tidak mungkin juga Pemko bisa cepat untuk memindah warga sini. Soalnya pemerintah kadada duitnya jua (tak punya uang, red). (mr-115) Riyan Jumat, 28 Oktober 2011 20:23:1 Yth :DPRD Komisi IV Bidang pendidikan Banjarmasin....Tolongi am Nasib Guru-Guru Sangat Terpencil yang… fatur Jumat, 21 Oktober 2011 10:14:5 maraknya truck batubara menggunakan jln propinsi di wilayah tanah bumbu dan pelaihari tetapi aparat… agus Rabu, 28 September 2011 21:36: Seandainya saja Pemerintah daerah atupun pusat atau pun LSM bisa membantu pembebasan lahan milik TNI-AD… ayu p larasati Jumat, 23 September 2011 18:28 banjarbaru semakin sesak berantakan.. macet.. terlalu banyak u-turn nya, jaraknya deket lagi..blm lagi… www.punyaunda.com Kamis, 22 September 2011 19:22 link E-paper Radar banjar udah ulun pasang di blog urang banjar tempat download lagu banjar kalimantan… ali Selasa, 20 September 2011 16:3 tolong sampaikan ....kami kecewa sebagai panitia FASI 2011 dipelaihari Belum dapat uang jerih payah… Gatot Selasa, 20 September 2011 08:5 ANDAIKATA SUNGAI SUNGAI DI KALIMANTAN MENJADI SUNGAI YANG AMAN & NYAMAN untuk TRANSPORTASI AIR, MAKA… yasir Jumat, 16 September 2011 13:05 alhamdulillah telah di lanjut kan nya pengerjaan median jalan di km30 mudah mudahan tidak terjadi lagi… iqbal Rabu, 7 September 2011 20:42:5 please sahabat radar,,,tolong terbitkan berita tentang seputar bisnis sampingan di jawa,,,,yang unik2… mansyah Senin, 22 Agustus 2011 14:03:0 saya jd bingung dgn kades saya dibanyuirang bati2 tidak ada pertanggungjawapan ADD ATAU rapat di bpd…




Publikasi ini berisi data-data umum mengenai kependudukan yang sering ditanyakan, yang terdiri dari tabel-tabel dan ulasan singkat yang dirinci per kecamatan. Publikasi ini sudah mencakup 2 kecamatan baru hasil pemekaran, sehingga total kecamatan yang tercakup sebanyak 11 kecamatan.